Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Kesehatan · 21 Jun 2022 18:12 WIB

Kasus Covid-19 Kembali Menggeliat, BIN Intensifkan Vaksinasi


					ANTUSIAS: Warga antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar BIN dan Puskesmas Kedopok. (foto: Moch. Rochim) Perbesar

ANTUSIAS: Warga antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar BIN dan Puskesmas Kedopok. (foto: Moch. Rochim)

Probolinggo,- Badan Intelijen Negara (BIN) mengintensifkan vaksinasi guna mencegah penularan Covid-19. Terlebih dalam sepekan terakhir, tren kasus aktif Covid-19 di Indonesia kembali naik.

Selasa, (21/6/22) pagi, BIN melakukan vaksinasi massal di Kota Probolinggo, tepatnya di halaman TPQ Sabilul Falah, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok. Vaksinasi ini bekerjasama dengan Puskesmas Kedopok dan tokoh masyarakat setempat.

Kabinda Jawa Timur, Marsma TNI Rudi Iskandar menyampaikan harapannya agar warga Kota Probolinggo ikut aktif mensukseskan program vaksinasi, terutama bagi warga yang belum ikut vaksin dan juga kelompok lanjut usia (lansia).

“Kita harus saling melindungi, khususnya kepada orang tua kita yang rawan terpapar Covid-19 mengingat usia dan daya tahan tubuh yang sudah mulai menurun,” kata Marsma Rudi.

“Sinergitas kita bersama Dinas Kesehatan dan jajaran Puskesmas sebagai pelaksana tenis vaksin perlu kita apresiasi, sehingga herd immunity masyarakat dapat dicapai,” ia menambahkan.

Kedepan, menurut Marsma Rudi, vaksinasi Covid-19 akan diintensifkan dengan dukungan semua pihak, baik masyarakat maupun Pemerintah Kota Probolinggo. “Saling mendukung demi melindungi warga kita, masyarakat Kota Probolinggo,” pungkasnya.

VAKSINASI: Warga silih berganti mendatangi posko vaksinasi Covid-19 yang digelar BIN dan Puskesmas Kedopok. (foto: Moh. Rochim)

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kedopok yang memantau proses vaksinasi, drg. Sutanto Dri Saputro menjelaskan, vaksinasi massal tersebut berlaku untuk semua jenis vaksin baik tahap pertama, kedua dan ketiga dan untuk semua kelompok umur.

“Awalnya kita menyiapkan 40 dosis, ternyata antusiasme warga cukup tinggi sehingga kekurangan (dosis vaksin), kita langsung ambil ke Puskesmas,” kata Sutanto.

Tokoh masyarakat Kelurahan Jrebeng Lor, M. Gufron Hadi, menyambut baik vaksinasi massal yang digelar BIN dan Puskesmas Kedopok. Ia menyebut, masih banyak warga di wilayah tersebut yang belum suntik vaksin tahap 2 dan 3.

“Kalau dulu, masyarakat ketakutan untuk vaksin karena termakan hoaks. Kalau sekarang, alhamdulillah banyak yang antusias, ini buktinya banyak yang datang,” tutur pengasuh TPQ Sabilul Falah ini.

Sekedar informasi, di Indonesia kasus konfirmasi harian Covid-19 masih diatas 1.000 kasus per hari. Kemarin, Senin (20/6/2022), kasus konfirmasi bertambah 1.180.

Tambahan 1.180 kasus ini lebih tinggi dibandingkan Minggu (19/6/2022) yang tercatat 1.167. Dengan demikian, total kasus konfirmasi mencapai 6.069.255.

Adapun, kasus sembuh bertambah 667 sehingga totalnya 5.903.461. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan