Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pemerintahan · 30 Jun 2022 19:10 WIB

Banyak Sapi Terpapar PMK, Gus Haris Imbau Hewan Qurban Potong di RPH


					Banyak Sapi Terpapar PMK, Gus Haris Imbau Hewan Qurban Potong di RPH Perbesar

Kraksaan,- Hari raya idul adha atau hari raya qurban tinggal menghitung hari. Kementerian Agama (Kemenag) RI juga telah menetapkan hari raya idul adha jatuh pada 10 Juli 2022.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, hari raya qurban kali ini masyarakat Indonesia dihantui penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kulit (PMK), tak terkecuali di Kabupaten Probolinggo. Akibat PMK, masyarakat enggan mengkonsumsi daging sapi.

Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian dan Peternakan (Disperta) Kabupaten Probolinggo, Nicolas Nuryuliaton mengatakan, menjelang hari raya qurban, pihaknya terus berbenah untuk memastikan sapi yang akan dipotong sehat dan tidak terjangkit PMK.

Salah satunya dengan mempersiapkan layanan rumah potong hewan (RPH) secara gratis untuk masyarakat di wilayah Kabupaten Probolinggo. RPH gratis ini disipakan dengan Standart Operating Procedure (SOP) PMK.

“RPH kami akan dicukupi dengan sarana prasarana SOP PMK, salah satunya adalah adanya tempat perebusan jeroan, tulang, dan kepala, juga ada tempat penampungan limbah dan higinsanitasi ternak qurban,” kata Nicolas, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsAap (WA), Kamis (30/6/22).

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Probolinggo, Haris Damanhuri Romli atau Gus Haris mengatakan, pemerintah sudah selayaknya hadir dan memfasilitasi masyarakat saat hari raya qurban, terlebih ditengah penyebaran virus PMK seperti sekarang ini.

“Kami cukup berbangga karena semua pihak, terutama Forkopimda (Kabupaten Probolinggo) semuanya itu menghimbau agar masyarakat memotong hewan yang sehat dan terus memberikan edukasi terhadap masyarakat,” kata Gus Haris.

Gus Haris berharap, para peternak bersabar dalam melewati masa sulit ditengah PMK. Ia juga berjanji akan menjembatani kesulitan peternak dengan pemerintah maupun instansi terkait lainnya.

“Lebih sabar lagi dengan masa PMK ini, terkait semua hal PMK ini masih kami carikan solusi, karena HKTI ini juga merupakan organisasi yang harus mampu melayani masyarakat,” ia memungkasi. (*) 

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan