Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Peristiwa · 8 Jul 2022 19:24 WIB

Dua Hari Jelang Idul Adha, Jagal Qurban Masih ‘Nganggur’


					Dua Hari Jelang Idul Adha, Jagal Qurban Masih ‘Nganggur’ Perbesar

Krejengan,- Dua hari jelang Hari Raya Adha, tukang jagal di Kabupaten Probolinggo masih sepi ‘job’. Penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kulit (PMK) membuat pemotongan hewan kurban anjlok.

Seperti yang dituturkan Ahla (70) warga Dusun Darungan, Desa Opo opo, Kecamatan Krejengan. Menurutnya, masyarakat di sekitar rumahnya tidak berani untuk berqurban lantaran takut daging hewan qurban mengandung virus PMK.

“Biasanya banyak yang qurban, gara gara PMK ini orang sini gak ada yang qurban. Seperti sekarang ini saya biasanya sudah nyembelih paling sedikit lima ekor sapi dan kambing, tapi sekarang ini saya belum nyembelih satupun,” kata Ahla, Jum’at (8/7/22).

Kondisi serupa terjadi di Rumah Potong Hewan (RPH) Krejengan. RPH yang biasanya penuh hewan qurban mendekati Idul Adha, saat ini tampak melompong.

Medik Veteriner Muda Dinas Peternakan (Disperta) Kabupaten Probolinggo Nicolas Nuryulianto mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya, hewan qurban yang akan disembelih di RPH Krejengan hanya sebanyak 20 ekor.

“Dari masjid Arraudloh Kraksaan, menyembelih hewan qurbannya di RPH kami sebanyak ekor 5 sapi dan 15 ekor kambing yang akan disembelih di RPH kami,” papar Nicolas.

Pejagal asal Kecamatan Gading, Dauk (31) mengakui jasa jagal saat ini tengah lesu. Penyebabnya, masyarakat masih takut untuk mengkonsumsi daging sapi dan kambing lantaran khawatir terdampak penyebaran virus PMK.

“Ya namanya juga orang awam meskipun pemerintah mau bilang beberapa kali daging aman dikonsumsi ya percuma. Ya mau gimana lagi, saya cuman motong satu ekor kambing itupun punya saya sendiri, saya yang qurban,” curhatnya. (*) 

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa