Menu

Mode Gelap
Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga Halal Bihalal di Pasuruan, Gus Hilman Gelorakan Semangat Pengembangan Riset dan Literasi Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

Berita Pantura · 23 Jul 2022 17:40 WIB

Apes! Tunawisma asal Pasuruan jadi Korban Tabrak Lari di Kraksaan


					Apes! Tunawisma asal Pasuruan jadi Korban Tabrak Lari di Kraksaan Perbesar

Kraksaan,- Insiden tabrak lari terjadi di jalur pantura Probolinggo – Situbondo, tepatnya di jalan Panglima Sudirman Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/7/22).

Informasi yang dihimpun, korban yang diketahui bernama Eva, hendak menyebrang jaran dari arah selatan ke utara sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat asyik melintas di dekat jembatan kembar Flamboyan, tetiba korban yang berjalan kaki ditabrak oleh pengendara kendaraan bermotor yang melaju dari arah barat ke timur.

Kejadian ini membuat korban sempat terpental. Sayangnya, korban menolak bahkan memberontak saat warga dan tim medis dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan hendak membawannya ke rumah sakit.

“Ada pengguna jalan yang menolong korban, orang itu pas ada di belakang kendaraan yang menabrak korban. Tapi yang nolong korban ini langsung pergi belum sempat saya tanyakan,” kata warga di lokasi kejadian, Imam.

“Sudah saya bujuk agar mau dibawa ke rumah sakit namun korban tidak mau malah berontak. Korban mengalami luka dibagian kepala belakang diduga akibat terbentur aspal, atau akibat tertabrak kendaraan yang menabraknya,” terang petugas medis dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Maskur.

Sesaat setelah sejadian, anggota Polsek Kraksaan dan Unit Laka Satlantas Prolres Probolinggo mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bujukan petugas agar korban bersedia dibawa ke rumah sakit juga tak membuahkan hasil.

Anggota Satlantas Polres Probolinggo Bripka Imam Zainuddin yang mendatangi TKP mengatakan, butuh waktu 20 menit baginya untuk membujuk korban agar bersedia menjalani perawatan medis.

Dijelaskan Imam, korban merupakan tunawisma yang mengaku berasal dari Kabupaten Pasuruan. Ia berada di wilayah Kabupaten Probolinggo untuk mencari sanak saudaranya.

“Korban ini mengaku bernama Eva kalau umurnya sekitar 60 tahunan, dari Bangil Pasuruan datang ke Probolinggo untuk mencari sanak saudaranya,” jelas Imam. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa