Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Peristiwa · 26 Jul 2022 19:39 WIB

Mahasiswa Bentrok dengan Polisi saat Demo di Kantor DPRD, Begini Kronologisnya


					Mahasiswa Bentrok dengan Polisi saat Demo di Kantor DPRD, Begini Kronologisnya Perbesar

Pajarakan,- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim, yang menemui peserta demo mahasiswa di depan kantornya, tampil berani.

Ia bersama pimpinan DPRD Kabupaten Probolinggo lainnya, Jon Junaidi dan anggota dewan Aan Sugianto, dibuat kaget oleh mahasiswa yang tiba-tiba beringas. Masa membakar ban tepat di hadapannya.

Lukman menceritakan, ricuh demo tersebut bermula dari mahasiswa yang menginginkan dirinya membacakan pakta integritas. Setelah dirinya membaca, sempat terjadi perdebatan antara dirinya dan mahasiswa.

“Kami sudah bilang kalau kami siap menandatangani pakta integritas itu, bahkan pak Jon dan Haji Aan juga siap,” katanya, pasca demo.

Namun, persoalan terjadi ketika nama yang tertera untuk menandatamgani pakta integritas itu bukanlah namanya, melainkan nama ketua DPRD setrmpat Andi Suryanto Wibowo.

Persoalan ini kemudian diduskisan di tempat demo. Pihaknya menawarkan agar ada perwakilan mahasiswa yang masuk ke gedung dewan untuk memprint-out ulang pakta integrigas tersebut dengan namanya yang bertanda tangan.

Sedangkan pihak mahasiswa menolak dan meminta pihaknya untuk mengeluarkan laptop dan printer ke lokasi demo.

“Saya persialakan 10 orang perwakilan untuk masuk bersama bagian administrasi dan nge print, saya dan yang lain tinggal di luar sebagai jaminan ke mahasiswa,” ujar politisi PKB ini.

Namun, belum sempat diskusi tersebut menemukan kesepakatan, masa aksi sudah membakar ban tepat di depannya. Tak ayal, dirinya pun langsung mundur kembali ke gedung dewan.

“Pas lagi diskusi itu, tiba-tiba sudah ada ban terbakar. Saya langsung masuk, kalau sajansaya telat dua menit untuk masuk lagi, mungkin sudah lain ceritanya. Karena kan habis itu langsung hujan batu,” jelasnya.

Lukman pun sangat menyayangkan kericuhan aksi tersebut. Padahal ia mulanya sangat mengapresiasi aksi itu, sebab ia meyakini aksi yang dilakukan oleh mahasiswa pastinya hanya karena faktor intelektual, tidak ada kepentingan lain selain memperjuangkan nasib rakyat.

“Tetap aspirasinya kami tampung, nanti akan kmai sampaikan ke pimpinan partai masing-masing untuk dilanjutkan di DPR RI. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan kemenkumham, karena leading sektor RUU KUHP ini di sana,” urai dia.

Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Probolinggo M. Zia Ulhaq mengaku tidak menyangka aksi akan berlangsung ricuh. Bahkan, ketika kericuhan terjadi, ia terus mencoba memenangkan massa peserta aksi.

“Saya harap semua tenang, tidak ada anarkis, ini diluar prediksi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, ratusan mahasiswa gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), hingga aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Probolinggo Raya, demo ke kantor DPRD setempat, Selasa (26/7/22).

Massa meminta Rancangan Undang Undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang tengah digodok DPR-RI, tidak diteruskan atau dibatalkan. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa