Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Hukum & Kriminal · 1 Agu 2022 10:55 WIB

Saat PSK Bertarif Rp30 Ribu di Semampir Kraksaan Digerebek Polisi


					Saat PSK Bertarif Rp30 Ribu di Semampir Kraksaan Digerebek Polisi Perbesar

Kraksaan,- Tim Bromo 1 Satuan Samapta Polres Probolinggo, menggerebek 3 warung kopi yang disinyalir sebagai lokalisasi terselubung di pinggiran sungai Rondoningo, kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (31/7/2022).

Hasilnya, 5 orang wanita yang diduga sebagai Pekerja Sek Komersial (PSK) berhasil ditangkap. Sebelum terjaring, sebagian dari mereka lari, sebagiannya lagi bersembunyi dibawah ranjang bambu di bilik kamar.

Selain menciduk 5 wanita terduga PSK, pettugas juga menyita senjata tajam (Sajam) jenis golok dari 3 titik yang dijadikan tempat praktik prostitusi terselubung ini.

“Kami mendapat aduan dari masyarakat bahwa ada prostitusi liar, yaitu di daerah pinggiran sungai Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan. Tim Bromo 1 kemudian menindaklanjuti ke TKP, dari 3 lokasi kita amankan 5 orang PSK,” kata Kasat Samapta Polres Probolinggo, Iptu Siswandi.

Selanjutnya, kelima terduga PSK yang seluruhnya sudah emak-emak ini, dibawa ke Polres Probolinggo. Setelahnya baru mereka akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kra untuk menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“Mereka dites medis dulu, untuk diperiksa kondisi kesehatannya, termasuk apakah ada yang terjangkit penyakit kelamin menular seksual seperti HIV-AIDS, atau tidak,” imbuh Siswandi.

Saat diinterogasi petugas, salah satu terduga PSK, N-A, mengaku memasang tarif Rp30 ribu sampai Rp50 ribu sekali kencan. Saat petugas kepolisian datang, ia kebetulan sedang menunggu pelanggan.

“Saya terpaksa, karena himpitan ekonomi setelah ditinggal suami. Hasil kerja begini, ya untuk biaya hidup saya keluarga di kampung,” curhatnya. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 246 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal