Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Advertorial · 17 Agu 2022 17:12 WIB

Forkopimda dan Warga Gelar Detik-detik Proklamasi di Bundaran Glaser


					Forkopimda dan Warga Gelar Detik-detik Proklamasi di Bundaran Glaser Perbesar

Probolinggo – Selain menggelar Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Forkopimda Kota Probolinggo juga mengenang detik-detik Proklamasi di Bundaran Gladak Serang (Glaser), Rabu (17/8/2022). Kegiatan ini juga diikuti para pengguna jalan yang diminta berhenti sejenak.

Sebelumnya, petugas gabungan memberhentikan para pengendara yang melintasi kawasan Glaser. Tak hanya itu, kegiatan itu juga disemarakkkan dengan 77 bendera yang dibawa 77 anggota Pramuka berdiri mengelilingi Glaser.

Barulah sekitar pukul 09.40, detik-detik Proklamasi ini digelar. Semua aktivitas berhenti selama lima menit untuk mengenang momen Proklamasi, dilanjutkan dengan penghormatan Bendera Merah Putih yang dibawa para anggota Pramuka.

Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, detik – detik Proklamasi yang digelar bersama warga di bundaran Glaser ini merupakan momentum HUT ke-77 Kemerdekaan RI, untuk mengenang jasa para pahlawan.

“Antusiasme masyarakat yang ikut dalam detik-detik kemerdekaan ini sangat luar biasa, tak hanya berhenti, namun juga hormat kepada Bendera Merah Putih. Hal ini merupakan bentuk mengenang jasa pahlawan,” ujarnya.

Rasa bangga tak hanya dirasakan Forkopimda Kota Probolinggo dan masyarakat yang ikut detik-detik Proklamasi di bundaran Glaser. Namun juga bagi anggota Pramuka yang memegang Bendera Merah Putih.

Salah satunya, Aura Dwi Safa, siswa SMKN 1 Kota Probolinggo. Ia mengaku, bangga karena terpilih sebagai pemegang bendera saat detik-detik Proklamasi. Selain itu, terpilih sebagai pemegang bendera tidak mudah, karena harus melalui seleksi.

“Selain bangga, namun menjadi pemegang bendera juga senang, meski hanya memegang bendera, namun yang terpilih harus mengikuti proses latihan selama tiga kali,” ujarnya. (Adv) 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

3 April 2025 - 12:47 WIB

Sambat Bunda, Layanan Tepat untuk Warga Lumajang

29 Maret 2025 - 05:26 WIB

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Lumajang Minta Pertanggungjawaban TNBTS Soal Temuan Ladang Ganja

20 Maret 2025 - 17:16 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Trending di Pemerintahan