Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pemerintahan · 19 Agu 2022 21:27 WIB

Komisi III DPRD Kab. Pasuruan Hentikan Proyek SPAM di Rejoso


					Komisi III DPRD Kab. Pasuruan Hentikan Proyek SPAM di Rejoso Perbesar

Pasuruan, – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) proyek galian pipanisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Kemantrenrejo, Kecamatan Rejoso, Kamis (18/8/2022) siang.

Sidak ke proyek pipanisasi bantuan pusat yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) ini, dipimpin oleh Ruslan, Ketua Komisi III dan didampingi oleh anggota komisi yakni Hermadi, Eko Suyono, Sholeh dan juga Hatta Rizqi.

Saat para anggota dewan sidak ke lokasi proyek tersebut, pengawas proyek tidak bisa menunjukkan gambar rencana proyek. Alhasil, proyek pun seketika tak boleh dilanjut hingga gambar perencanaan bisa ditunjukan.

“Proyek ini dihentikan dulu, karena konsultan pengawas tidak punya gambar,” kata Hermadi, anggota Komisi III.

Seharusnya, menurut Hermadi, sebelum melakukan pengerjaan sudah ada gambarnya. Karena proyek itu merupakan proyek peralihan.

Sebelumnya, dijelaskan Hermadi, proyek direncanakan dikerjakan di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Namun. Namun karena adanya beberapa kendala, proyek lantas dialihkan ke lokasi tersebut.

“Ini kami tanya gambarnya tidak ada. Yang bersangkutan juga mengaku belum menerima,” jelas Hermadi.

Dijelaskan Hermadi, Senin depan, pihaknya akan memanggil pihak pengawas dan kontraktornya ke kantor wakil rakyat. Tujuannya, untuk meminta kejelasan terkait proyek tersebut.

“Senin depan kita pangil pengawas dan kontraktornya. Ini harus jelas, jangan sampai dana yang digunakan kurang lebih berkisar Rp4 miliar terbuang percuma,” kecam dia.

Sementara itu, konsultan pengawas proyek Saiful mengaku, pihaknya telah melaporkan permintaan gambar yang diprotes anggota dewan tersebut ke atasannya.

“Sudah kami laporkan kekantor. Dan kantor sudah ke dinas. Sampai sekarang kami juga belun dapat. Padahal ini senjata kami dilapangan,” klaimnya.

Dilain pihak, pelaksana lapangan dari PT Prasasti, kontraktor yang membidangi proyek itu, Adi Saputro membenarkan jika proyek itu memang belum ada gambarnya.

Ironisnya, ia justru mengaku kebingungan. “Iya belum ada memang. Saya sendiri bingung selaku pelaksana proyek,” tuturnya. (*) 

 

Editor : Efendi Muhammad

Publisher : Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan