Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 13 Sep 2022 20:57 WIB

Cegah Laka, Polisi Cek Kesehatan Kendaraan Jeep Bromo


					Cegah Laka, Polisi Cek Kesehatan Kendaraan Jeep Bromo Perbesar

Tosari,- Pasca lakalantas jeep yang membawa wisatawan terjun ke jurang di kawasan Bukit Cinta, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (10/9/2022) dinihari kemarin, Satlantas Polres Pasuruan melakukan pengecekan jeep di Desa Wonokitri, Selasa (13/9/2022).

Pengecekan ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa di kawasan wisata Gunung Bromo. Petugas ingin memastikan bahwa jeep wisaga di area Bromo dalam kondisi prima.

“Hari ini kami melaksanakan beberapa pengecekan mulai SIM, STNK, hingga pengecekan kesehatan jeep. Alhamdulillah ternyata 80 persen kendaraan tertib pajak,” kata Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra.

Ia mengatakan, dalam pemengecekan ini pihaknya bekerjasama dengan perusahaan otomotif dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan. Pengecekan dimulai dari SIM, STNK, hingga pengecekan fisik jeep.

“Total ada 54 kendaraan yang dicek, alhamdulillah ternyata 80 persen kendaraan tertib pajak. Untuk SIM, 70 persen SIM masih hidup,” papar dia.

Dari t54 kendaraan yang dicek, ditemukan seluruhnya tidak memiliki lampu kabut, kemudian kondisi ban 30 persen mulai tipis, kondisi kaki-kaki 50 persen kurang baik dan segitiga pengaman hampir 90 persen tidak ada.

“Selain itu, dari kendaraan yang dicek, 60 persen minyak rem kondisinya kurang, P3K 60 persen tidak ada dan oli power steering yang bocor sekirar 50 persen,” ujar Yudhi.

Dijelaskan Yudhi, terkait dengan kecelakaan jeep akhir pekan itu, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata tidak ditemukan adanya bekas rem. Berdasarkan keterangan saksi, dinyatakan bahwa kondisi sopir kurang fit.

“Kami menghimbau kepada pengelola Jeep di Bromo ini untuk sering dan rutin melakukan pengecekan kesehatan mesin dan juga fungsi keselamatannya agar tidak terjadi kejadian yang sama,” imbau Yudhi.

Terkait layanan Jasa Raharja, ia menyampaikan bahwa kejadian tersebut merulakan laka tunggal yang tidak bisa diklaimkan asuransinya.

“Namun dari pihak pengelola wisata (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, red), ada peraturan yang menyatakan bahwa pihak yang meninggal dunia akan disantuni,” pungkasnya. (*)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura