Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Hukum & Kriminal · 27 Sep 2022 20:05 WIB

Mengamuk Menggunakan Celurit, Residivis di Rembang Didor Polisi


					Mengamuk Menggunakan Celurit, Residivis di Rembang Didor Polisi Perbesar

Pasuruan, – Thoriq, pria di Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan mengamuk dengan membawa senjata tajam jenis celurit dan pisau. Aksi Thoriq berhasil dihentikan dan pelaku berhasil dilumpuhkan setelah petugas kepolisian terpaksa menembak kaki Thoriq.

Sebelum dilumpuhkan, sekitar 5 jam petugas TNI dan Polri melakukan kejar-kejaran dengan Thoriq. Polisi juga melemparkan gas air mata namun Thoriq tidak jera, sebaliknya ia berlari dan melawan petugas dengan senjata tajam.

“Kami melakukan tindakan tegas karena sangat membahayakan warga sekitar dan anggota. Saat ini pelaku langsung dibawa ke RSUD Bangil guna diberikan perawatan,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo, Selasa (27/9/2022).

Dijelaskan Adhi, sebelumnya ibu pelaku disekap didalam rumahnya selama dua hari. Selama dua hari pula, ibu korban tak pernah diberi makan dan minum.

“Korban mengalami luka lebam karena mengalami penganiayaan selam dua hari dan tidak dikasih makan,” kata Adhi.

Pemicu yang membuat pelaku kalap, menurut Adhi, masih didalami oleh kepolisian. Pelaku sendiri merupakan residivis dari beberapa tindak pidana. “Seperti pencurian dengan kekerasan (curas), narkoba hingga penganiayaan,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut keterangan warga setempat, Sodikin, kondisi Thoriq serti ini kurang lebih sudah lima bulan terakhir. Ia sempat mengancam keluarganya, sehingga mereka mengungsi.

“Warga semua takut. Thoriq seperti ini saya kurang tahu, yang jelas keluarganya saat ini mengungsi karena sempat ada ancaman juga ke keluarganya,” jelas Sodikin. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal