Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Olahraga · 4 Okt 2022 07:52 WIB

Seribu Lilin di Lumajang Warnai Aksi Solidaritas untuk Tragedi Kanjuruhan


					Seribu Lilin di Lumajang Warnai Aksi Solidaritas untuk Tragedi Kanjuruhan Perbesar

Lumajang,- Sekitar 2000 suporter sepak bola menggelar aksi solidaritas bagi korban tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan banyak nyawa melayang. Aksi tersebut dilakukan dengan menyalakan ‘seribu’ lilin.

Bertempat di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, Senin (3/10/2022) malam, ribuan suporter dari berbagai kelompok usia ini berkumpul untuk mengikuti aksi solidaritas.

Mereka berasal dari beberapa kelompok suporter, seperti Aremania, Bonekmania, Viking, The Jakmania Lumajang hingga Bleduk Semeru. Seluruhnya kompak dan solid memberikan dukungan moral untuk korban Tragedi Kanjuruhan.

“Ini solidaritas, semua suporter kita disini mau ikut merasakan duka di bumi Arema,” kata Ubay, koordinator Aremania Kabupaten Lumajang.

Ubay mengungkapkan, suporter Tim Singo Edan, Arema, memang memiliki rivalitas dengan beberapa suporter di sejumlah kota. Namun, kata dia, kemanusiaan jauh lebih penting dari segalanya.

Oleh sebab itu, aksi solidaritas tersebut digelar oleh penggemar Tim Singo Edan untuk mendoakan para korban di Malang.

“Memang kita punya rivalitas dengan kota tertentu tapi kita tetap mengedepankan kemanusiaan. Kejadian itu menjadikan kita berpikir kedepannya agar tidak terjadi lagi, mudah-mudahan ini yang terakhir kalinya di sepak bola Indonesia,” ungkap dia.

Ia juga punya pesan kepada Kapolres Malang, agar bisa mengusut tuntas insiden maut tersebut. Ia menilai, para korban yang meninggal adalah suporter yang tidak bersalah.

“Buat Polres Malang, kami minta untuk segera menemukan solusi yang baik karena sanksi aja tidak cukup buat kami. Mudah-mudahan ada sanksi tegas dan harus diusut tuntas akar permasalahannya,,” pinta Ubay.

“Yang jadi korban itu belum tentu bersalah, belum tentu turun ke lapangan. Saya melihat sendiri, saya ada disana waktu itu. Maka dari itu kami ingin agar penyebab tragedi ini diusut tuntas,” imbuhnya. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Akan Gelar Open House, Warga Boleh Datang, Dilarang Bawa Oleh-oleh

30 Maret 2025 - 16:18 WIB

Waspada Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Pasuruan Siaga Penuh 24 Jam

29 Maret 2025 - 18:18 WIB

Polres Pasuruan Sediakan Layanan Titip Kendaraan bagi Pemudik

29 Maret 2025 - 17:06 WIB

Program Berkah Nusantara PLN Nusantara Power UP Paiton Bagikan Seribu Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

29 Maret 2025 - 12:53 WIB

Waspada Microsleep saat Mudik, Ini Tips Pencegahannya

29 Maret 2025 - 11:12 WIB

Empat Pos Pengamanan dan 300 Aparat Siap Amankan Lebaran di Kota Probolinggo

28 Maret 2025 - 17:37 WIB

Trending di Sosial