Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Peristiwa · 8 Okt 2022 15:02 WIB

Banjir Lahar Hujan Semeru Putus Jembatan Desa


					Banjir Lahar Hujan Semeru Putus Jembatan Desa Perbesar

Lumajang,- Banjir lahar hujan Gunung Semeru yang terjadi di Sungai Mujur menerjang jembatan alternatif yang menghubungkan Desa Gesang, Kecamatan Tempeh dengan Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang Lumajang.

Jembatan demi permanen yang terbuat dari bambu itu putus dan terhanyut dibawa aliran banjir. Akibatnya, akses transportasi warga antar desa itu lumpuh total.

“Kurang lebihnya sekira pukul 9.11 WIB tadi jembatan ini putus,” kata Eko, salah satu warga Desa Gesang, Sabtu (8/10/2022).

Putusnya jembatan, menurut Eko, bakal sangat merugikan warga. Sebab selama ini, jembatan itu menjadi akses utama warga di kedua desa untuk saling berinteraksi.

“Nanti secara swadaya, kami akan mendirikan jembatan darurat. Kemungkinan tetap dari bambu,” urai Eko.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Patria Dwi Hastiadi mengatakan, sejak Jum’at kemarin kawasan Gunung Semeru memang diguyur hujan deras.

Dampaknya, terjadi banjir lahar hujan di sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS). Untung saja, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa atas musibah itu.

“Akibat banjir lahar Gunung Semeru, jembatan alternatif dari bambu yang menghubungkan Desa Gesang dan Sememu hanyut terseret banjir,” papar Patria.

Ia mengimbau, warga yang berada di sekitar DAS Gunung Semeru dan dialiri banjir lahar hujan, untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Bagi warga yang berada di aliran banjir untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan terus berikan informasi kepada pemerintah setempat ataupun ke petugas BPBD Lumajang,” pungkasnya.

Diketahui, hujan deras di lereng Gunung Semeru, Jum’at (7/10/22) petang, menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik di Kabupaten Lumajang. Salah satu yang terparah, di akses menuju Bukit B-29.

Selain itu, hujan deras menyebabkan banjir bandang. Banjir yang membawa lumpur dan kayu hingga bebatuan, menerjang pemukiman warga Suku Tengger Desa Ranupani, Kecamatan Senduro. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Trending di Peristiwa