Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Ekonomi · 15 Okt 2022 15:42 WIB

Mantan Karyawan Pabrik Keramik, Sukses Dirikan Keramik Rumahan Beromset Jutaan


					Mantan Karyawan Pabrik Keramik, Sukses Dirikan Keramik Rumahan Beromset Jutaan Perbesar

Probolinggo – Seorang mantan karyawan pabrik keramik asal Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo sukses membuat kerajinan keramik rumahan beromset jutaan rupiah per bulan. Sempat terpuruk karena karena pandemi Covid-19, kini usaha yang telah didirikan sejak 20 tahun yang lalu itu sudah memiliki puluhan karyawan.

Adalah Edi Cahyo Purnomo (55), warga Jalan Cangkring, Kota Probolinggo yang menekuni usaha keramik. Usaha yang ia dirikan itu bernama “Kinasih”. Bermula atas kecintaannya terhadap seni pembuatan keramik saat ia kerja di salah satu pabrik keramik.

Kecintaan akan seni keramik bertambah, tatkala, Edi sapaan akrabnya berpindah-pindah kerja di beberapa pabrik keramik, baik di Probolinggo hingga luar kota. Barulah, ilmu yang ia dapat kemudia ia aplikasikan dengan membuat kerajinan keramik.

Hasil kerajinan keramiknya mendapat respon positif, hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk membuka usaha kerajinan keramik. Banyak pesanan yang ia terima, mulai dari keramik untuk suvenir, hingga, aksesoris, dan vas bunga.

“Alhamdulillah kerajinan keramik yang saya dirikan ini berkembang pesat, hingga saya mempunya sekitar 30 karyawan untuk mengisi beberapa pos pembuatan keramik,” ujar Edi.

Usaha yang digeluti Edi ini sempat mendapat ujian, di mana saat pandemi Covid-19 merebak, usahanya memgalami kerugian. Ia harus merumahkan karyawan dan hanya menyisakan seorang karyawan.

Namun, dua tahun berselang, serta seiring meredanya pandemi Covid-19, usaha Edi kembali bangkit. Ia memulai produksi untuk memenuhi order kerajinan keramik.

Selain itu, Edi juga sudah mulai kembali memperkerjakan 10 karyawan untuk membantunya memproduksi order yang masuk.

Untuk kerajinan keramiknya, Edi memberi harga variatif, tergantung ukuran, hingga bentuk, dan juga kesulitan. Namun demikian, meski kerajinan keramik yang ia produksi terdapat cacat saat produksi, namun kerajinan keramik masih laku dijual khususnya vas bunga untuk tanaman bonsai.

“Alhamdulillah setelah pandemi, banyak orderan masuk, mulai dari Jember, Surabaya, hingga Bali, yang merupakan langganan. Untuk omset meskipun tak sebesar sebelum Covid-19, saat ini sudah bisa untuk membayar karyawan,” imbuh Edi.

Sementara, salah satu karyawan bagian ukir, Subianto mengatakan, ia sudah ikut “Kinasih” sejak 12 tahun yang lalu. Ia memang salah satu spesialis ukir, hingga pembuatan ornamen keramik.

“Untuk membuat ornamen keramik dengan tingkat kesulitan tinggi seperti membuat naga membutuhkan waktu selama 15 menit, tergantung tingkat kesulitannya,” ujarnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 380 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi