Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pendidikan · 21 Okt 2022 15:52 WIB

Rehab SMPN Dianggarkan Rp11 Miliar


					PENSIUN: Salah satu sekolah di Kabupaten Probolinggo yang kepseknya pensiun tahun ini. (foto: Ali Ya'lu) Perbesar

PENSIUN: Salah satu sekolah di Kabupaten Probolinggo yang kepseknya pensiun tahun ini. (foto: Ali Ya'lu)

Kraksaan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo pada tahun ini mendapatkan kucuran dana Rp10.707.135.000 untuk memperbaiki sekolah. Anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut direncanakan untuk memperbaiki 11 sekolah.

Plt Sekretaris Disdikdaya setempat, Fakhurrozi merinci, 11 sekolah tersebut merupakan Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 1 Krejengan, SMPN 1 Kuripan, SMPN 1 Lumbang, SMPN 1 Maron, SMPN 1 Pakuniran, SMPN 1 Tiris, SMPN 1 Sukapura, SMPN 2 Dringu, SMPN 2 Leces, SMPN 2 Lumbang, SMPN 2 Wonomerto, SMPN 3 Gading, dan SMPN 3 Maron.

“Rata-rata sekolah tersebut memang memerlukan perbaikan karena faktor usia bangunan yang sudah tua,” katanya, Jumat (21/10/2022).

Dari 11 sekolah itu, hingga saat ini yang sudah tuntas perehabannya baru SMPN 2 Dringu dan SMPN 2 Lumbang. Sedangkan sisanya hingga kini masih dalam proses perehaban.

“Progres untuk yang lain beragam, ada yang sudah 70 persen seperti yang di Pakuniran, Krejengan 85 persen. Bahkan yang Kuripan sudah hampir selesai, progresnya sudah 95 persen,” terangnya.

Ia pun menargetnya, proses perbaikan sekolah tersebut bisa segera tuntas. Sehingga, para murid dan guru bisa segera menikmati bangunan baru yang ada di sekolahnya masing-masing.

“Kami targetkan semuanya paling lambat tanggal 20 November sudah kelar,” ujarnya.

Selain dari 11 sekolah tersebut, Rozi juga menyampaikan ada empat sekolah lainnya yang sedang direhab dengan menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp660 juta. Keempat sekolah tersebut ialah SMPN 3 Tiris, SMPN 2 Tegalsiwalan, SMPN 4 Wonomerto, dan SMPN 7 Sukapura.

“Intinya kami targetnya semua perbaikan itu tuntas di tahun ini,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bupati Lumajang Siapkan 6 Hektar Lahan untuk Lokasi Sekolah Rakyat

1 April 2025 - 18:23 WIB

Eks Kantor Pemkab Pasuruan Diusulkan Jadi Sekolah Rakyat

30 Maret 2025 - 15:43 WIB

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Makan Bergizi Gratis Dimulai di Jember, Per Porsi Rp8 Ribu

18 Maret 2025 - 01:04 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan Sekolah Rakyat, Bupati Mulai Survei Sekolah dan Lahan

17 Maret 2025 - 12:05 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Trending di Pemerintahan