Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Ekonomi · 3 Des 2022 18:19 WIB

Harga Belum Normal, Permintaan Sapi Diprediksi Meningkat Pertengahan Desember


					Harga Belum Normal, Permintaan Sapi Diprediksi Meningkat Pertengahan Desember Perbesar

Probolinggo – Pasca mewabahnya penyakit kuku dan mulut (PMK) yang banyak menjangkiti sapi, harga sapi di Pasar Hewan Wonoasih berangsur normal. Selain harga mulai normal, jumlah sapi yang dijual saat pasaran juga kembali normal yakni 700 sapi.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Kota Probolinggo, Suryanto mengatakan, harga sapi di Pasar Hewan Wonoasih saat ini berangsur normal. Sapi jenis limousin misalnya, Rp14 juta per ekor dari sebelum PMK melanda, Rp17 juta.

Mulai normalnya harga sapi ini tak lepas dari mulai menurunnya wabah PMK serta vaksinasi PMK di seluruh daerah yang terus digencarkan.

“Dari pengecekan harga saat pasaran, harga sapi yang dijual di pasaran mulai kembali normal. Selain itu, sudah mulai banyak pedagang sapi yang menjual sapinya di setiap pasaran baik pedagang luar kota maupun dalam kota,” ujarnya, Sabtu (3/12/2022).

Meski setiap pasaran jumlah sapi yang dijual berkisar 700 hingga 800 sapi. Namun, untuk pembeli sapi masih belum normal. Hal ini karena masih adanya kekawatiran dari para pembeli akan sapi yang dibelinya terpapar PMK.

Meski begitu, memasuki Natal dan Tahun baru diprediksi permintaan akan sapi potong ini akan meningkat. Tentu efeknya juga harga sapi akan normal, bahkan akan naik melebihi harga pasaran.

“Prediksi akan meningkatnya permintaan sapi di Natal dan Tahun Baru ini akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Desember. Selain untuk permintaan dalam kota, juga untuk permitaan luar kota,” imbuh Suryanto.

Meski wabah PMK sudah menurun, namun, Pasar Hewan Wonoasih masih menerapkan pemeriksaan terhadap sapi yang akan masuk ke pasar hewan. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi