Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 20 Des 2022 18:44 WIB

Tak Hanya Pisang, Lumajang Ternyata Penghasil Kayu Sengon Terbesar di Jatim


					Tak Hanya Pisang, Lumajang Ternyata Penghasil Kayu Sengon Terbesar di Jatim Perbesar

Lumajang,- Selain terkenal dengan julukan kota pisang, ternyata Kabupaten Lumajang merupakan salah satu wilayah penghasil kayu sengon atau albasia terbesar di Provinsi Jawa Timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Menurutnya, Kabupaten Lumajang yang memiliki lahan seluas 179.000 hektare luas wilayah Kabupaten Lumajang, ternyata banyak menghasilkan pohon sengon.

Dari luas lahan 179.000 hektar itu, sekitar 33 persen merupakan hutan negara, kemudian 32,6 persen tercatat sebagai hutan rakyat.

Selain itu, dari angka persentase luas hutan rakyat atau setara kurang lebih 50.000 hektare, sebagian besar juga telah ditanami kayu sengon.

“Sekitar 50.000 hektare, kita memiliki hutan rakyat yang sebagian besar ditanami kayu sengon atau albasia,” terang pejabat yang biasa dipanggil Bunda Indah ini.

Selain itu, diungkapkan Bunda Indah, bahwa saat ini Lumajang telah memiliki sekitar 120 industri pengolahan kayu, bahkan sebagian industri juga sudah menembus pasar ekspor.

“Kita memeliki industri pengolahan kayu itu sekitar 120-an, ada ekspor serta ada yang memenuhi kebutuhan lokal,” jelan dia.

Ia menambahkan, bahwa 60 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Lumajang bermata pencaharian sebagai petani, baik tanaman hortikultura seperti kopi, buah-buahan serta beberapa pertanian pangan lainnya.

“Jadi 60 persen penduduk Kabupaten Lumajang bermata pencaharian petani, utamanya di wilayah Kecamatan Senduro yang berbasis pertanian. Petaninya lengkap disana, mulai hortikultura, peternakan serta petani pangan lainnya,” tutupnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan

5 April 2025 - 18:04 WIB

Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

3 April 2025 - 12:47 WIB

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Sambat Bunda, Layanan Tepat untuk Warga Lumajang

29 Maret 2025 - 05:26 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Ketua DPRD Lumajang Minta Pertanggungjawaban TNBTS Soal Temuan Ladang Ganja

20 Maret 2025 - 17:16 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Trending di Ekonomi