Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Peristiwa · 24 Des 2022 13:04 WIB

Cuaca Ekstrem, Belasan Kapal dan Rumah di Pulau Giliketapang Rusak


					Cuaca Ekstrem, Belasan Kapal dan Rumah di Pulau Giliketapang Rusak Perbesar

Probolinggo – Sejak Jumat sore kemarin (23/12/22), wilayah Probolinggo baik daerah darat hingga laut diterjang cuaca ekstrem. Akibat kejadian tersebut, sejumlah kapal dan rumah di Pulau Giliketapang rusak.

BPBD Kabupaten Probolinggo telah melakukan asesmen, dan pemberian bantuan.

Dari informasi yang dihimpun PANTURA7.com, hujan yang diserta angin ini menerjaGiliketapang sejak Jumat petang. Begitu kencangnya angin dan gelombang tinggi yang menerjang, sejumlah kapal sempat bergeser dari tempat semula meski telah diikat.

Akibat kejadian tersebut, dari data sementara, sedikitnya 13 kapal berukuran kecil dan dua kapal jenis porsein rusak akibat gelombang tinggi yang disertai angin.

“Angin yang disertai gelombang tinggi ini terjadi sekitar pukul 19.00. Kondisi ini diperparah karena air laut saat itu sedang pasang, sehingga kapal-kapal milik nelayan dan warga yang bersandar terhempas hingga rusak,” ujar warga Giliketapang, Suharno, Sabtu (24/12/2022).

Angin kencang serta gelombang tinggi yang terjadi pada Jumat malam kemarin juga mengakibatkan sebanyak 12 rumah warga Giliketapang rusak.

Kerusakan rumah warga ini akibat terkena gelombang tinggi serta angin kencang yang menerjang Pulau Giliketapang kemarin. Rata-rata rumah warga Giliktapang yang rusak ini berada dekat dengan pantai.

Supervisor Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Probolinggo, Aries Setyawan mengatakan, terkait kejadian Jumat kemarin, BPBD Kabupaten Probolinggo bersama Forkopimka Sumberasih sudah berangkat ke Pulau Gilketapang, untuk melakukan asesmen.

“Selain melakukan asesmen, BPBD juga memberikan bantuan karung sak yang nantinya diisi pasir untuk penahan ombak sementara. Juga bantuan terpal kepada warga terdampak untuk digunakan penutup rumahnya yang rusak,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Probolinggo mengimbau kepada warga khususnya di daerah pesisir untuk selalu waspada. Sebab dari rilis BMKG, cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.(*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa