Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Peristiwa · 28 Des 2022 15:07 WIB

Setahun, 380 Lakalantas Terjadi di Pasuruan Kota


					Setahun, 380 Lakalantas Terjadi di Pasuruan Kota Perbesar

Pasuruan,- Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota pada tahun 2022 meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun PANTURA7.com, mulai Januari hingga 28 Desember 2022, terjadi 380 kejadian dengan korban meninggal sebanyak 92 orang, luka berat 10 orang dan luka ringan mencapai 476 orang.

Sedangkan pada tahun 2021, jumlah kejadian dibawahnya. Total ada 299 kejadian, korban meninggal 79 orang, luka berat 3 orang dan korban luka ringan 362 orang.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pasuruan Kota Iptu Prasetyo mengatakan, meningkatnya kecelakaan pada tahun ini diyakini akibat oleh kegiatan masyarakat yang sudah kembali seperti semula.

“Pada saat Covid-19 kemarin kan jalan-jalan tidak terlalu ramai. Apalagi ada larangan pemerintah yang meminta warga di rumah saja, dan kini itu sudah dicabut,” kata Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu, (28/12/22).

Dijelaskan Prasetyo, tahun ini kejadian kecelakaan didominasi oleh roda dua. Faktor penyebabnya juga beragam, mulai dari human error, faktor kendaraan, hingga kekurang hati-hatian pengemudi.

“Paling banyak karena faktor human error. Contohnya melanggar rambu, mengantuk dan lain sebagainya,” tandasnya.

Menurut Prasetyo, laka lantas ini, bukan hanya menyebabkan korban jiwa saja, tapi juga menyebabkan kerugian material. Dalam setahun ini, kerugian material mencapai Rp348.350.000.

Prsetyo menghimbau agar para pengendara sebelum berangkat untuk selalu melakukan pengecekan. Meliputi kondisi kendaraan dan juga kondisi kesehatan pengemudi dan penumpangnya.

“Kondisi kendaraan harus dicek dulu dan pengemudi harus benar- benar sehat, tidak sedang dalam masalah sehingga bisa fokus dalam mengemudi,” pungkas dia. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa