Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Ekonomi · 13 Feb 2023 17:49 WIB

Tangkapan Nelayan Terpengaruh Cuaca Buruk, Harga Ikan Terdongkrak Naik 


					Salah satu pedagang memegang ikan yang di jual Perbesar

Salah satu pedagang memegang ikan yang di jual

Probolinggo – Cuaca ekstrem ternyata berdampak mendongkrak harga ikan di Pasar Ikan Mayangan (PPM) Kota Probolinggo. Kenaikan harga ikan ini terjadi sejak sekitar sepekan lalu akibat tangkapan nelayan berkurang.

Dari PANTURA7.com, dari sejumlah ikan, yang paling terasa mencolok kenaikan ikan yang hidup di ke dalam 50 meter seperti, dorang, yang saat ini mencapai Rp60 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram (kg).

Selanjutnya ikan kakap dan kerapu yang saat ini harganya mencapai Rp70 ribu dari sebelumnya Rp60 ribu per kg.

Sedangkan untuk ikan tengiri saat ini mencapai Rp120 ribu dari sebelumnya Rp100 ribu per kg.

“Rata-rata kenaikan harga ikan ini antara Rp5 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. Kenaikan ikan ini mulai terjadi sejak sekitar seminggu yang lalu,” ujar pedagang ikan, Toni Iskandar.

Dikatakan naiknya harga ikan ini juga dipicu cuaca buru, yang membuat hasil tanggapan nelayan menurun. Sehingga mempengaruhi stok penjualan ikan pedagang.

Praktis, akibat cuaca buruk ini, para nelayan sebagian besar hanya mencari ikan di sekitar perairan utara Probolinggo atau 10 mil laut dari pelabuhan. Sehingga saat ini stok melimpah yakni, ikan tongkol, mangla, serta bandeng.

Salah satu harga ikan yang turun yakni, tongkol Rp 12 ribu dari sebelumnya Rp20 ribu per kg.

“Akibat cuaca buruk, banyak nelayan yang mencari ikan yang tak jauh dari pelabuhan sehingga jenisc ikan di pinggiran ini yang stoknya melimpah, sehingga harganya pun turun,” ujar pedagang asal Mayangan, Suyatni.

Diprediksi, cuaca ekstrem ini akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. Harga beberapa jenis ikan dasaran pun diprediksi masih terus mahal. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi