Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Ekonomi · 15 Feb 2023 17:47 WIB

Cegah Lonjakan Harga, Pemprov Jatim Gelontorkan 18 Ton Beras Murah di Kota Pasuruan


					OPERASI PASAR: Puluhan warga antri beras murah yang disalurkan Pemprov Jatim. (foto: Asmadi) Perbesar

OPERASI PASAR: Puluhan warga antri beras murah yang disalurkan Pemprov Jatim. (foto: Asmadi)

Pasuruan,- Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar operasi pasar beras murah di Pasar Besar Kota Pasuruan, Rabu (15/3/2023) pagi. Ratusan warga yang didominasi emak-emak menyerbu belasan ton beras murah yang didistribusikan.

Mereka rela antri untuk mendapatkan beras murah. “Saya antri sudah tiga jam, mulai jam 7 pagi tadi. Alhamdulillah sudah dapat,” kata Jubaidah, (52) warga Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, Pemprov Jatim menyalurkan 18 Ton Beras untuk disalurkan ke pedagang serta masyarakat di Kota Pasuruan.

Belasan beras murah tersebut disebar di 6 titik, yakni di Pasar Besar, Pasar Kebonagung, Pasar Karangketug, Pasar Gadingrejo, Taman Kota dan GOR Kota Pasuruan.

Dalam operasi pasar ini, Pemprov Jatim menjual beras medium kualitas baik dengan harga Rp. 43.000 per kemasan 5 kilogram (kg). Artinya, beras yang dijual dalam operasi pasar ini hanya Rp8.600 per kilogram.

Harga ini jauh dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium yakni Rp9.450 perkiligram. Sedangkan harga beras medium yang dijual di Pasar Kota Pasuruan ini saat ini berkisar Rp11.000 per kilogram

“Operasi pasar hari ini dijual dibawah harga HET seharga Rp 8.600 per kilogram. Untuk Pasar Besar Kota Pasuruan kami mendistribusikan sebanyak 8 ton,” urai Khofifah didampingi Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo.

Khofifah menegaskan, sirkulasi dan distribusi beras hari-hari ini harus semakin dipercepat. Sebab jika ada keterlambatan akan langsung berpengaruh pada harga beras.

“Kemarin harga beras medium di Kota Pasuruan sempat tembus Rp11.000 per kilogram, padahal dua hari lalu sudah sesuai HET Rp9.450 pernah kilogram. Jadi operasi pasar hari ini kita turunkan untuk konsumen dan siang nanti untuk pedagang berasnya,” ujarnya. (*)

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi