Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pendidikan · 16 Feb 2023 18:55 WIB

Terjaring Hendak Tawuran, Puluhan Pelajar Dibina


					Kasi humas Polres Probolinggo Kota mengintrogasi sejumlah pelajar. Perbesar

Kasi humas Polres Probolinggo Kota mengintrogasi sejumlah pelajar.

Probolinggo – Puluhan pelajar di Kota Probolinggo mendatangi mapolresta setempat, Kamis pagi (16/02/2023). Kedatangan para pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) itu terkait mediasi karena Rabu kemarin (15/2/2023) mereka hendak tawuran di sebuah lapangan di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Kedatangan para pelajar ini didampingi sejumlah guru serta orang tua mereka. Mereka pun kemudian membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

ZR, seorang siswa mengatakan, informasi yang ia dapat tawuran ini terjadi karena masalah pacaran dari dua sekolah yang berbeda. Namun nasibnya sedang sial, ia ikut terjaring saat melintas di lokasi tersebut, saat petugas merazia pelajar yang hendak tawuran.

“Saat itu saya dan beberapa teman sedang melintas, dan saat melintas itulah ada razia, hingga akhirnya saya juga terjaring razia petugas. Kalau sepintas yang saya dengar, ada tawuran yang mana tawuran ini karena pacaran,” ujar ZR.

Aksi tawuran tersebut terjadi pada Rabu siang, sepulang sekolah. Namun, aksi tawuran dua sekolah kejuruan ini urung dilakukan, setelah petugas dari Polsek Wonoasih tiba di lokasi.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota (Polresta), Iptu Zainullah membenarkan, jika hendak terjadi tawuran, namun berhasil digagalkan jajaran Polsek Wonoasih. Sehingga pada hari ini, puluhan pelajar yang kemarin terjaring dibina di mapolresta.

“Jadi agenda hari ini pembinaan bagi puluhan pelajar yang kemarin terjaring razia. Kalau informasi sementara akibat asmara, namun pada hari ini juga kita lakukan pendalaman,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris

4 April 2025 - 10:40 WIB

Bupati Lumajang Siapkan 6 Hektar Lahan untuk Lokasi Sekolah Rakyat

1 April 2025 - 18:23 WIB

Eks Kantor Pemkab Pasuruan Diusulkan Jadi Sekolah Rakyat

30 Maret 2025 - 15:43 WIB

Makan Bergizi Gratis Dimulai di Jember, Per Porsi Rp8 Ribu

18 Maret 2025 - 01:04 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan Sekolah Rakyat, Bupati Mulai Survei Sekolah dan Lahan

17 Maret 2025 - 12:05 WIB

Sebanyak 3.561 Pelajar Lumajang Putus Sekolah

11 Maret 2025 - 15:22 WIB

Pemkot Probolinggo Bakal Bangun SMPN 11, Siapkan Lahan di 3 Lokasi

6 Maret 2025 - 17:38 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Wabup Pasuruan Buka Segel, Siswa SDN Jeladri 1 Akhirnya Bisa Belajar di Sekolah

26 Februari 2025 - 15:53 WIB

Trending di Pendidikan