Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pemerintahan · 28 Feb 2023 22:28 WIB

PMK Gelombang Kedua Mengancam, Stok Vaksin Sisa Tiga Ribuan


					Foto dok Perbesar

Foto dok

Probolinggo – Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sampai saat ini terus dilakukan Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo. Kegiatan vaksinasi pada hewan masih terus digalakkan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) pada Disperta setempat, drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan, pihaknya terus melakukan perluasan sasaran vaksinasi. Bahkan, hingga saat ini, sudah lebih dari 30.000 dosis vaksin yang berhasil disuntikkan pada ternak.

Pria yang akrab disapa Niko ini menjelaskan, ancaman PMK sampai saat ini masih ada. Sehingga

Kabid Keswan dan Kesmavet DKP Kabupaten Probolinggo Nikolas Nuryulianto mengatakan bahwa sampai dengan saat ini ancaman PMK masih ada.

Sehingga kesiapsiagaan serta kewaspadaan terhadap PMK gelombang kedua ini, masih perlu dilakukan, slaah satunya dengan vaksinasi ternak.

“Tidak dapat dipungkiri, kewaspadaan terhadap penyebaran PMK masih harus tetus dilakukan. Tujuannya jelas, agar tidak terjadi lonjakan,” katanya, Selasa (28/2/2023).

Ia menjelaskan, dari alokasi 34.000 dosis vaksin yang dimiliki, sudah ada 30.167 dosis yang berhasil disuntikkan pada ternak. Puluhan ribu dosis tersebut disuntikkan kepada sapi, domba, kambing dan beberapa ternak berkuku belah lainnya.

Dengan demikian stok vaksin yang ada tersisa 3.883 dosis. “Sama seperti sebelumnya percepatan dilakukan dengan cara jemput bola. Petugas sudah kami siagakan untuk melakukan penyuntikan vaksin,” ucapnya.

Niko menerangkan, pemberian vaksinasi PMK ini merupakan upaya memberikan kekebalan kepada ternak untuk melawan virus. Sehingga tidak mudah terpapar virus PMK yang penyebarannya masih cukup mengancam.

Di samping itu, saat pelaksanaan vaksinasi di lapangan, petugas juga turut memberikan sosialisasi. Imbauannya, peternak dapat tetap menjaga higiene sanitasi ternak dan kandang. Pasalnya, ancaman virus dan penyakit lainnya lebih mudah mengancam, jika kondisi sanitasi dan kandang tidak terjaga.

“Vaksin ini membantu meningkatkan kekebalan ternak yang sehat. Namun ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan. Mulai ketersediaan pakan sampai dengan kondisi higiene sanitasinya. Jika kondisinya terjaga, maka virus dan penyakit tidak mudah menyerang ternak,” ujarnya.(*) 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan