Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Berita Pantura · 4 Mar 2023 17:10 WIB

Fasilitasi Warga Hijrah, Walikota dan DDII Kembali Gelar Hapus Tato


					Salah satu peserta melakukan penghapusan tato (istimewa) Perbesar

Salah satu peserta melakukan penghapusan tato (istimewa)

Probolinggo – Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal bersama Dewan Dakwah Islam Indonesia DDII) Kota Probolinggo, Sabtu (4/03/23) kembali menggelar kegiatan menghapus tato. Diharapkan kegiatan yang sudah digelar beberapa kali ini dapat memfasilitasi warga yang ingin berhijrah.

Sepeti gelarar sebelumnya, hapus tato yang digelar Sabtu-Minggu ini bertempat di rumah dinas walikota. Diikuti sebanyak 42 orang yang ingin menghapus tato dan sudah mendaftar.

Salah satu peserta, Edi Wawan Hendianto, warga Kelurahan Jrebeng Lor ini mengaku, berinisiatif menghapus tato bergambar kalajengking yang telah ia gambar saat masih bujang.

“Karena sudah berkeluarga, serta dilihat tidak pantas maka hari ini saya menghapus tato tersebut yang saat pertama kali mentato kalajengking saya anggap keren, dan jiwa lelaki saya keluar,” ujarnya.

Hal senada di ungkapkan perempuan asal Dringu, Putri (27), yang pada hari pertama datang untuk menghapus tatonya. Selain menyesal, ia menghapus tato di tubuhnya ini karena tidak bermanfaat.

“Selain ingin hijrah, untuk mencari kerja harus bersih dari tato. Selain itu setelah memiliki tato, saya merasa menyesal, dan saya berpesan kepada masyarakat khususnya anak muda mending tidak usah bertato,” ujarnya.

Sementara, Ketua DDII Kota Probolinggo, Heri Wijayani mengatakan, kegiatan hapus tato ini sudah empat kali digelar. Masyarakat yang ingin datang menghapus tato, dipersilakan datang ke rumah dinas walikota.

“Hapus tato yang kami gelar ini gratis dan untuk memfasilitasi warga baik dari dalam kota maupun luar kot. Yang ingin hijrah dengan menghapus tato silakan datang, daripada mengeluarkan uang Rp2-4 juta per centimeter untuk menghapus tato,” ujarnya.

Ia berharap, serta jika dilihat dari peserta di setiap gelaran terus menurun. Hal ini dinilai berhasil karena telah banyak mengajak orang berhijrah.

“Kami turut senang dengan berkurangnya peserta pada gelaran kali ini, artinya dengan apa yang kami lakukan mampu mengajak warga untuk berhijrah ke arah yang lebih baik,” imbuh Heri. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura