Menu

Mode Gelap
Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

Berita Pantura · 7 Mar 2023 20:23 WIB

Pemuda Gading Ditemukan Tewas Gantung Diri 


					Kanitreskrim Polsek Gading Aipda Antono saat menunjuk tempat korban menggantungkan diri di rumah korban.  Perbesar

Kanitreskrim Polsek Gading Aipda Antono saat menunjuk tempat korban menggantungkan diri di rumah korban. 

Gading,- Warga Desa Batur, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo heboh setelah menemukan seorang pemuda gantung diri di ruang tengah rumahnya, Selasa (7/3/23) siang.

Informasi yang dihimpun, korban gantung diri tersebut Misbahul (14). Korban ditemukan tewas gantung diri di rumahnya sekitar pukul 11.40 WIB.

Kapolsek Gading, Iptu Ahmad Jamil mengatakan, pihaknya menerima laporan peristiwa gantung diri tersebut kemudian mendatangi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) bersama Kanitreskrim Polsek Gading serta petugas puskesmas setempat.

“Kami sampai di lokasi kondisi korban sudah diturunkan dari tempat korban gantung diri. Kemudian petugas puskesmas melakukan pemeriksaan luar. Dan hasilnya tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban,” ungkap Jamil.

Lebih lanjut Jamil menceritakan, berdasarkan keterangan ibu korban Rahmatul, korban memiliki keterbelakangan mental dan kemampuan di bawah rata-rata remaja seusianya.

“Berdasarkan keterangan orangtua korban, korban sering marah-marah sendiri ketika mengalami kekalahan saat bermain game online,” ujarnya.

Saat itu, lanjut Jamil menceritakan, korban sempat dibangunkan ibunya untuk berangkat ke sekolah, namun korban mengabaikannya. Kemudian sang ibu sepulang dari menjemput adik korban mendapati korban sedang bermain handphone miliknya.

“Kemudian ibu korban menawarkannya untuk makan siang. Namun korban mengabaikannya sembari bermain game online. Setelah ibu korban dari ruang belakang beberapa menit kemudian, korban telah didapati tergantung di ruang tengah,” urai Jamil.

Pihak keluarga korban telah bersepakat dan menerima bahwa kejadian tersebut merupakan takdir dari Tuhan. (*) 

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura