Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Pemerintahan · 26 Mar 2023 18:15 WIB

Populasi Bagus, Pemkab Jamin Ketersediaan Daging Hingga Lebaran


					Sejumlah pedagang membawa sapinya ke pasar hewan besuk beberapa waktu lalu. Perbesar

Sejumlah pedagang membawa sapinya ke pasar hewan besuk beberapa waktu lalu.

Probolinggo – Memasuki bulan Ramadan 1444 Hijriah, Pemkab Probolinggo menjamin ketersediaan ternak dan kebutuhan daging di wilayahnya aman. Bahkan, Dinas Pertanian (Disperta) ketersediaan ternak dan daging ini diklaim akan mampu memenuhi kebutuhan hingga hari raya Idul Fitri nanti.

Kadisperta Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) pada Disperta setempat, drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan, hal itu tidak terlepas dari populasi ternak yang anak.

“Cukup, karena polupasinya 238 ekor, itu hanya untuk yang sapi potong, lain dengan sapi perah, ada kambing, domba, ayam dan lain sebegainya. Jadi insya Allah aman,” katanya, Minggu (26/3/2023).

Jumlah populasi tersebut menurutnya masih terhitung pada triwulan pertama tahun ini. Dan pihaknya pun masih terus melakukan pembaharuan data guna memastikan ketersediaan ternak di lapangan.

“Triwulan pertama masih berlangsung tapi data sementara kami memunjukkan ketersediaan aman, ini data terus kami perbaharui,” ujarnya.

Meski begitu, Niko mengatakan, ketersediaan ternak dan daging ini bisa saja terganggu jika muncul virus atau penyakit yang menyerang secara tiba-tiba. Serta, terjadi dengan skala besar. Sejauh ini penyakit ternak yang dapat mengganggu ketersediaan daging adalah Avian Influenza (AI). Yakni, penyakit menular pada dengan tingkat kematian mencapai 90 persen.

“Penyakit ini juga bisa menular kepada manusia. Penyebabnya perubahan cuaca. Sejauh ini di Kabupaten Probolinggo belum ada. Sifat penyakit ini zoonosis,” jelasnya.(*) 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan