Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Wisata · 28 Mar 2023 11:26 WIB

Dinilai Gagal Kembangkan Potensi Wisata, ini Jawaban Dinas Pariwisata Lumajang


					Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lumajang, Yuli Haris. Perbesar

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lumajang, Yuli Haris.

Lumajang,- Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lumajang dinilai gagal mengembangkan potensi wisata di daerahnya. Bahkan dinas disebut-sebut kerap mengkambing hitamkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menutupi ketidakmampuan mengolah sektor wisata.

Kritik terbuka sempat disampaikan Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Beberapa hari berselang, Wakil Ketua DPRD Lumajang melontarkan kritik serupa, bahkan meminta Dispar menunjukkan inovasinya untuk menggenjot sektor wisata.

Menanggapi hal itu, Kepala Dispar Kabupaten Lumajang, Yuli Haris mengatakan, masukkan dari bupati dan pimpinan dewan akan menjadi bahan evaluasi.

“Apa yang disampaikan Wakil Ketua DPRD, Pak Bukasan sebagai koreksi dan akan kami perhatikan,” kata Yuli, Selasa (28/3/2023).

Selanjutnya, Yuli menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya berinovasi dan evaluasi untuk perkembangan wisata di Kabupaten Lumajang.

“Melakukan evaluasi untuk penataan dan pengembangan pariwisata,” katanya singkat.

Namun demikian, saat ia ditanya soal sembilan catatan DPRD Lumajang tentang Dispar, Yuli menampik dan berdalih ingin berupaya untuk inovasi yang optimal. “Tujuan kami terus berupaya,” jawabnya.

Beberapa destinasi wisata di Kabupaten Lumajang yang dinilai belum tergali maksimal potensinya, diantaranya adalah Ranu Klakah, Ranu Wurung, TPI Tempursari dan Siti Sundari. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup

4 April 2025 - 21:19 WIB

Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

4 April 2025 - 13:39 WIB

Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga

3 April 2025 - 20:02 WIB

Libur Lebaran, Jasa Penitipan Kucing di Kota Probolinggo Laris Manis

2 April 2025 - 13:04 WIB

Empat Keistimewaan The Bentar Beach, yang Wajib Dinikmati saat Libur Panjang Lebaran

2 April 2025 - 12:55 WIB

Liburan di Kali Pinusan Pilihan Tepat Bersantai Bersama Keluarga

2 April 2025 - 12:35 WIB

Nyepi hingga Idul Fitri, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ditutup

30 Maret 2025 - 15:09 WIB

Wisata Bromo Diminta Tetap Buka Saat Idul Fitri, Gus Haris Turun Tangan

27 Maret 2025 - 03:47 WIB

Hari Ini Dibuka, Istilahnya Bukan Lagi Grojogan Sewu, tapi Tumpak Sewu yang Dikenal Mancanegara

14 Maret 2025 - 12:26 WIB

Trending di Wisata