Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 30 Mar 2023 16:48 WIB

Harga Beras Naik, Nominal Zakat Fitrah Pun Naik


					Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Muzammil Perbesar

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Muzammil

Probolinggo – Pada tahun ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo menetapkan besaran zakat fitrah sebanyak 3 kilogram (kg) beras. Sedangkan jika diuangkan, zakat fitrah tersebut bisa dilaksanakan dengan membayar Rp35 ribu.

Ketua Baznas setempat H. Ahmad Muzammil mengatakan, banyaknya beras yang harus dikeluarkan untuk zakat fitrah ini menurutnya tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Namun, jika memilih membayar dengan uang, terdapat kenaikan biaya sebesar Rp5 ribu, tahun lalu nominalnya Rp30 ribu.

“Sesuai dengan masukan dari MUI, untuk beras 3 kg, kalau uang Rp35 ribu,” katanya, Kamis (30/3/2024).

Sementara itu, Sekretaris MUI setempat, Yasin mengatakan, pembayarna zakat fitrah memang wajib dilakukan oleh setiap kaum muslim. Dan pembayarannya dilakukan setahun sekali, besaran yang harus dikeluarkan adalah 2,5 kg beras.

“Beras 2,5 kg itu kan batas minimal, kalau lebih ya tidak apa-apa. Yang tidak boleh itu jika kurang,” ujarnya.

Sementara, menanggapi kenaikan pembayaran dengan uang, pihaknya menyebut hal tersebut disesuaikan dengan harga beras yang ada di lapangan saat ini. Sehingga, untuk pembayaran zakat fotrah menggunakan uang, nominalnya bisa saja tidak sama antar sejumlah daerah.

“Uang yang dibayarkan itu konteksnya dititip ke Baznas untuk dibelikan beras sebagai zakat fitrah. Jadi nominalnya disesuaikan, harga beras tahun ini kan naik dibandingkan tahun lalu,” katanya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi