Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Lingkungan · 14 Apr 2023 18:29 WIB

BPBD Petakan Jalur Aman Bencana via Probolinggo untuk Pemudik


					Kantor BPBD Kota Probolinggo. Perbesar

Kantor BPBD Kota Probolinggo.

Probolinggo – BPBD Kota Probolinggo telah memetakan potensi kerawanan bencana di sejumlah titik yang dilalui para pemudik di Kota Probolinggo. Dari pemetaan tersebut, ada dua jalur yang aman di lewati pemudik di Kota Probolinggo.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo mengatakan dua jalur yang aman dilewati pemudik. Yakni, jalur utara yang dimulai dari batas Kota Probolinggo Kecamatan Kademangan hingga sisi timur Kecamatan Mayangan.

Dan untuk sisi selatan yakni, Kecamatan Wonoasih yang dipastikan aman dari bencana dan dapat dilalui oleh pemudik, saat arus mudik dan balik.

“Dua jalur aman bencana tersebut merupakan hasil pemetaan yang dilakukan Pusdalops PB dan selanjutnya BPBD Kota Probolinggo senantiasa akan memperbarui informasi klimatologi serta perubahan fenomena alam yang ekstrem,” ujarnya.

Berdasarkan rilis BMKG hingga menjelang malam takbir Idul Fitri mendatang, wilayah Kota Probolinggo diprediksi akan diguyur hujan sejak sore hingga malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang disertai sambaran petir di sejumlah wilayah.

“Dari data BMKG ini kemudian di sinkronisasi dengan INArisk dan akan memunculkan informasi daerah mana saja di wilayah Kota Probolinggo yang akan terdampak beberapa potensi ancaman bencana ataupun fenomena alam,” ujarnya.

DINArisk adalah portal hasil kajian risiko yang menggunakan arcgis server sebagai data services yang menggambarkan cakupan wilayah ancaman bencana, populasi terdampak, potensi kerugian fisik potensi kerugian ekonomi (dalam kurs Rupiah) dan potensi kerusakan lingkungan (hektar are) dan terintegrasi dengan realisasi pelaksanaan kegiatan pengurangan risiko bencana sebagai tool atau peralatan monitoring penurunan indeks risiko bencana.

Terkait hal ini, Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin meminta jajaran terkait untuk bersama-sama memperhatikan informasi serta peringatan dini yang telah dilansir oleh BMKG maupun BNPB.

Selain itu, walikota juga meminta BPBD untuk menyiapkan hal-hal yang diperlukan guna menunjang pemudik yang melintas di wilayah Kota Probolinggo agar merasa aman dan nyaman.(*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Reservoir Diresmikan, 600 Rumah di Lumajang Dipasok Air Bersih

25 Maret 2025 - 18:16 WIB

Cegah Kecelakaan, Dua Pos Perlintasan KA di Kota Probolinggo Diresmikan

25 Maret 2025 - 16:08 WIB

Trending di Lingkungan