Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Hukum & Kriminal · 14 Apr 2023 19:12 WIB

Gencar Buru Mafia Pupuk, Nomor Sekda Ugas Di-Hack


					Whatsapp Sekda Ugas yang terblokir Perbesar

Whatsapp Sekda Ugas yang terblokir

Probolinggo – Nomor telepon selular (ponsel) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto dibajak (hack) orang tidak dikenal. Hal itu terjadi, setelah sekda mengirim informasi tentang adanya pengamanan terduga mafia pupuk yang beroperasi di Kabupaten Probolinggo.

Terduga mafia pupuk tersebut, berhasil diamankan oleh polisi di Desa Bago, Kecamatan Besuk. Informasi ini disampaikan sekda kepada sejumlah awak media, sekitar pukul 02.48 WIB.

Tak berselang lama setelah sekda menyampaikan informasi tersebut, nomor ponsel Sekda Ugas di-hack oleh orang tak dikenal. Hal itu pun dibenarkan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Probolinggo, Yulius Cristian. Akibat nomor ponselnya dibajak, sekda tidak bisa menggunakan nomor telepon yang selama ini ia pegang.

“Mohon izin menyampaikan bila ada telepon atau WA dari pak Sekda Ugas dari nomor lama diabaikan, karena dalam penguasaan pihak lain,” kata Yulius, Jumat (14/4/2023).

Yulius pun berharap, masyarakat tidak mudah tertipu dengan oknum yang mengaku sebagai sekda menggunakan nomor tersebut. Hal ini demi menghindari terjadinya tindak pidana penipuan.
“Perlu diwaspadai setelah ini muncul APK atau undangan group yang minta OTP dari nomor Pak Sekda lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Ugas menjelaskan, sekitar 30 menit setelah ia membagikan informasi terkait pengamanan terduga mafia pupuk itu. Pihaknya langsung mendapatkan pesan Whatsapp, yang berisi pesan agar bergabung dengan Grup Whatsapp. Undangan gabung grup itu dishare oleh nomor tidak dikenal dengan menggunakan foto profil temannya.

“Saya terpancing untuk bergabung, tapi tak lama saya curiga, akhirnya saya cek ternyata orang Malaysia. Saya langsung blokir, tapi ternyata punya saya juga ikut terblokir,” terangnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal