Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 20 Apr 2023 18:41 WIB

Mudik Lebaran, Jembatan Gladak Perak Mulai Membludak, Pengamanan Ditingkatkan 


					BERJAGA: Sejumlah anggota kepolisian berjaga-jaga di Jembatan Gladak Perak Lumajang. (foto: Asmadi) Perbesar

BERJAGA: Sejumlah anggota kepolisian berjaga-jaga di Jembatan Gladak Perak Lumajang. (foto: Asmadi)

Lumajang,- Kasatlantas Polres Lumajang AKP Radyati Putri Pradini menyebut, pihaknya telah meningkatkan pengaman di Jembatan Gladak Perak Lumajang, dalam mudik lebaran tahun ini.

Sejak Rabu kemarin, anggota Satlantas Polres Lumajang, dijelaskan Putri, telah bersiaga di Jembatan Gladak Perak. Ia memprediksi, jembatan diatas aliran lahar Gunung Semeru itu akan sesaki pemudik maupun warga.

“Saya memprediksi pemudik akan memadati Jembatan Gladak Perak mulai H-1 Hari Raya Idul Fitri 2023. Untuk itu, kami terjunkan personil untuk keamanan dan kenyaman para pemudik yang mau melintasi Jembatan Gladak Perak,” kata Putri saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Kamis (20/4/2023).

Meski Jembatan Gladak Perak belum diresmikan, kata Putri, namun masyarakat sudah diperbolehkan melewati jembatan yang menjadi akses utama jalur Kabupaten Lumajang – Malang itu.

“Saat ini memang masih dibuka sementara, belum secara resmi untuk menyambut arus mudik. Banyak warga pasti penasaran melewatinya, dan akan menjadi jujukan para pelancong baik dari luar maupun warga Lumajang,” urai Putri.

Selain mengawal arus lalu lintas di Jembatan Gladak Perak, kepolisian menurut Putri, juga akan mengatur pemudik yang sengaja berhenti di tengah Jembatan Gladak Perak hanya untuk berswafoto

“Jadi kami meminta masyarakat agar tidak berhenti di tengah jembatan. Kemudian PKL tidak boleh berjualan tepat di area tengah jembatan. Agar, masyarakat yang melintas di jembatan tidak terpancing berhenti di tengah jalan,” jelasnya.

Putri menganjurkan masyarakat yang mau melintas di jalur alternatif Curah Kobokan untuk menggunakan petunjuk jalan, baik yang dari arah Lumajang maupun Malang. “Namun tetap hati-hati dan waspada,” wantinya. (*)

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura