Menu

Mode Gelap
Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2)

Peristiwa · 28 Apr 2023 20:13 WIB

Saluran Irigasi tak Kunjung Diperbaiki, Anggaran Ditutup-tutupi, Warga Pakuniran Emosi


					PROTES: Sejumlah petani saat melurug kantor Kecamatan Pakuniran. (foto: Ainul Jannah) Perbesar

PROTES: Sejumlah petani saat melurug kantor Kecamatan Pakuniran. (foto: Ainul Jannah)

Pakuniran,- Sejumlah petani di Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo mengeluh lantaran gagal panen padi. Hal tersebut terjadi lantaran saluran irigasi di area persawahan tidak bisa dimanfaatkan akibat terdampak banjir bandang, beberapa waktu lalu.

Alhasil, sawah seluas sekitar 100 hektar, gagal mendapatkan pasokan air memadai. Tanaman padi milik warga pun rusak dan sebagainya gagal panen.

“Dulu sudah musyawarah dengan pak camat serta Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, red), dan sepakat untuk diperbaiki. Tapi sampai sekarang masih belum juga diperbaiki,” kata Muhri, salah satu petani di Kecamatan Pakuniran, Jum’at (28/4/23).

Muhri mengatakan, warga setempat kemudian bermusyawarah kembali dengan Pemerintah Kecamatan Pakuniran. Warga menagih janji realisasi perbaikan saluran irigasi sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

“Kemarin sore (Kamis/27/4/23, red), kita datangi lagi kantor kecamatan karena masih belum ada kabar mengenai perbaikan itu. Petani disini jadi gagal panen, ada yang tidak bisa nanam padi sama sekali,” curhatnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Pakuniran Imron Rosyadi mengatakan, pihaknya telah musyawarah bersama para petani. Hasilnya, perbaikan saluran irigasi direncanakan dilakukan, Kamis (4/5/23) pekan depan.

“Saat ini proses penanganan irigasi, dan info yang kami terima itu susah di-acc (disetujui, red) oleh Dinas PUPR, tinggal nunggu alat beratnya,” terang dia.

Ia berharap, tidak ada kendala berarti sehingga proses perbaikan saluran irigasi bisa dilakukan sesuai jadwal. “Mudah-mudahan tidak ada kendala,” sampainya.

Anggaran perbaikan, disebutkan Imron, menggunakan dana DPUPR Kabupaten Probolinggo dan Dana Desa (DD) Patemon Kulon, Kecamatan Pakuniran.

“Kolaborasi dengan PUPR bersama dana Desa Patemon Kulon pak,” ungkap Imron.

Sayangnya, Imron bungkam saat ditanya soal nominal anggaran yang akan digelontorkan untuk biaya perbaikan infrastruktur desa itu. (*)

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa