Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

Hukum & Kriminal · 17 Mei 2023 19:31 WIB

Enam Kabel Trafo Dicuri, PLN Rayon Kraksaan Rugi Rp54 Juta


					Kantor ULP PLN Rayon Kraksaan. Perbesar

Kantor ULP PLN Rayon Kraksaan.

Probolinggo – Enam kabel travo milik Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Kraksaan hilang dimaling. Diperkirakan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa (16/5/2023) dini hari.

Manager ULP PLN Rayon Kraksaan Rechi Novriadi mengatakan, akibat aksi pencurian tersebut, pihaknya mengalami kerugian. Tak tanggung-tanggung, kerugian ditaksir mencapai Rp54 juta.

“Awalnya ada laporan warga terkait mati lampu, setelah dicek ternyata ada pencurian kabel, dan itu kabel travo,” katanya, Rabu (17/5/2023).

Ia menambahkan, keenam kabel trafo yang dimaling tersebut berada di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan; Desa Sukokerto dan Desa Kapasan, Kecamatan Pajarakan. Selanjutnya, pencurian kabel travo juga terjadi di Desa Bulang, Kecamatan Gending.

“Ada juga di Perum Cordoba, Kecamatan Gending, terus di Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton,” ujarnya.

Rechi pun menduga, pencurian ini dilakukan oleh orang yang mengerti tentang kelistrikan. Pasalnya, kabel yang dicuri merupakan kabel aktif dan merupakan kabel travo yang bertegangan listrik.

“Kejadian ini tidak hanya terjadi di wilayah kami, di Pasuruan juga ada aksi serupa,” ujarnya.

Lebih dari itu, Rechi menjelaskan, pada setiap titik, kabel yang berhasil dicuri oleh para maling itu panjangnya sekitar sembilan meter. Dan kabel tersebut tergolong cukup mahal.

“Kabel yang dicuri itu merupakan kabel tembaga. Rata-rata sembilan meter yang diambil. Sehingga kami taksir kerugiannya mencapai Rp 54 juta,” ujarnya.

Ia pun menyebut, atas kejadian teraebut pihaknya langsung terus melakukan perbaikan. Sehingga, aliran listrik ke pemukiman warga bisa kembali aktif. “Kami terus berusaha memberikan layanan terbaik,” paparnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Trending di Hukum & Kriminal