Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pemerintahan · 21 Mei 2023 16:11 WIB

Perbaikan Jalan di Kab. Probolinggo Terus Dikebut


					DIKEBUT: Perbaikan jalan menggunakan truk Alphomain di wilayah Kecamatan Besuk beberapa waktu lalu. (foto: dok) Perbesar

DIKEBUT: Perbaikan jalan menggunakan truk Alphomain di wilayah Kecamatan Besuk beberapa waktu lalu. (foto: dok)

Probolinggo,- Proses perbaikan jalan hingga saat ini masih terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Sejumlah titik jalan yang rusak mendapatkan atensi untuk segera diperbaiki.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat, Hengki Cahjo Saputra mengatakan, pengerjaan perbaikan jalan masih terus dilakukan, mulai titik jalan di wilayah barat, tengah, maupun timur Probolinggo.

Di titik jalan wilayah barat, ada ruas jalan Jorongan Kecamatan Leces – Sumberbulu Kecamatan Tegalsiwalan. Panjang jalan di lokasi ini mencapai 2,2 km, perbaikannya menggunakan cara tambal sulam.

“Pemeliharannya berupa tambal sulam karena masuk kriteria kerusakan ringan,” katanya, Minggu (21/5/2023).

Ia mengatakan, dalam proses perbaikannya di titik jalan yang berada di wilayah barat, ada alat ‘babby warles’ yang digunakan. Sementara, untuk wilayah timur, menggunakan truk alphomain.

“Di timur ada jalan Paiton-Glagah, ada juga Kandangjati – Besuk,” ujarnya.

Hengki menambahkan, pihaknya memang sudah membuat program pemeliharaan jalan secara rutin. Sehingga kerusakan jalan tidak semakin parah.

Ia pun berharap, masyarakat dapat ikut menjaga keawetan jalan. Salah satunya dengan tidak membawa muatan yang berlebihan.

“Jalan di sini masuk dalam Kelas III yang tonasenya maksimal delapan ton. Harapannya kalau kendaraan lebih delapan ton tidak melewati jalan-jalan di Kabupaten Probolinggo. Sebab selama ini kerusakan jalan paling banyak dikarenakan oleh kelebihan tonase,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan