Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

Politik · 20 Jun 2023 10:54 WIB

Jaga Lingkungan, Bupati Lumajang: Bacaleg Jangan Paku Banner di Pohon


					Bupati Lumajang, Thoriqul Haq. Perbesar

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Lumajang,- Mahkamah Konstitusi (MK) telah menetapkan Pemilu 2024 akan menggunakan sistem proporsional terbuka. Dengan demikian, setiap kontestan pemilu akan berlomba-lomba untuk mendapatkan simpati masyarakat.

Meski demikian, kontestan pemilu, khususnya Bakal Calon Legislatif (Bacaleg), tidak boleh ‘ngawur’ dalam memasang alat peraga sosialisasi. Misalnya dengan memasang baliho atau banner dengan cara dipaku pada pohon di pinggir jalan.

“Saya harap semua banner yang nantinya akan dipasang, harap jangan dipaku di pohon. Pasang dengan baik, pakai kayu atau bambu,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq atau Cak Thoriq, Senin (19/6/2023).

Menurut Cak Thoriq, tidak ada yang melarang kontestan pemilu untuk berkampanye. Hanya saja, jaga keasrian Kabupaten Lumajang dengan tidak pasang banner di pohon dengan cara dipaku.

“Boleh berkampanye tapi tetap perhatikan keasrian dan keindahan Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Selain itu, kata Cak Thoriq, dengan sistem proporsional terbuka, tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab, akan banyak bacaleg yang nantinya akan sering mengadakan kegiatan di warung kopi.

“Tentunya dengan adanya sistem pemilu proporsional terbuka, maka ekonomi masyarakat akan tumbuh, akan ada banyak pertemuan, akan ada banyak pengajian yang dihadiri oleh para caleg,” jelasnya.

Bahkan, di pilkada 2024 ini, pengusaha konveksi akan dibanjiri pemesanan dari bacaleg. Sehingga dari sisi ekonomi, pendapatan masyarakat dipastikan akan meningkat.

“Alhamdulillah, dengan adanya sistem proporsional terbuka ekonomi masyarakt meningkat. Bahkan, konveksi pun nanti pasti dibanjiri pesanan dari semua bacaleg di Kabupaten Lumajang,” pungkas dia. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KPU Probolinggo Belum Kembalikan Silpa Hibah Pilkada Serentak 2024, Nilainya Miliaran

24 Februari 2025 - 20:10 WIB

KPU Tetapkan Amin-Ina sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Terpilih

6 Februari 2025 - 20:56 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, KPU Kabupaten Probolinggo Janji Kembalikan

27 Januari 2025 - 16:40 WIB

Anggaran Pilkada Tersisa Rp 10 Miliar, DPRD Desak KPU Kab. Probolinggo Segera Kembalikan

27 Januari 2025 - 10:32 WIB

Rakor di Banyuwangi Diwarnai Musik DJ, KPU Kab. Probolinggo Beri Penjelasan Begini

21 Januari 2025 - 18:31 WIB

Cap Jempol Darah Tandai Dukungan PDI Perjuangan Kota Probolinggo untuk Megawati

19 Januari 2025 - 18:33 WIB

Paslon Thoriqul Haq – Lucita Izza Rafika Tak Hadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati Lumajang

10 Januari 2025 - 06:27 WIB

Resmi! KPU Tetapkan Gus Haris – Ra Fahmi Pasangan Bupati – Wakil Bupati Probolinggo Terpilih

9 Januari 2025 - 21:31 WIB

Sah, KPU Pasuruan Resmi Tetapkan Rusdi-Shobih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

9 Januari 2025 - 18:35 WIB

Trending di Politik