Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

Sosial · 23 Jun 2023 16:43 WIB

Kuota Ditambah, Satu CJH Kab. Probolinggo Tak Bisa Berangkat Karena Sakit


					Kuota Ditambah, Satu CJH Kab. Probolinggo Tak Bisa Berangkat Karena Sakit Perbesar

Probolinggo – Ahmad, warga Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo harus menunda keberangkatan hajinya pada tahun ini. Pasalnya, kondisi kesehatam dari pria 67 tahun tersebut masih belum memungkinkan untuk bepergian jauh lantaran penyakit Tuberkulosis (TBC) yang diidapnya.

“Hasil koordinasi dengan pihak kesehatan, untuk Bapak Ahmad bin Sumo masih belum memungkinkan untuk berangkat tahun ini,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Taufieq, Jumat (23/6/2023).

Ia menjelaskan, sejatinya keberangkatan Ahmad dijadwalkan pada Kamis (15/6/2023) lalu, namun karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan, pihaknya pun berinisiatif akan memberangkatkannya bersama kelompok terbang (kloter) terakhir. Dari awal, kloter terakhir merupakan Kloter 84, namun dengan adanya tambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi sebanyak 8.000 jamaah, jumlah kloter pun akhirnya bertambah menjadi 85.

“Ada tambahan kuota, sehingga yang terakhir Kloter 85. Dan kloter terakhir sudah berangkat Kamis (22/6/2023) kemarin. Namun kondisi pak Ahmad masih belum memungkinkan untuk berangkat,” ujarnya.

Dengan berangkatnya kloter terakhir, praktis Ahmad harus menunda perjalanan hajinya.

Pihaknya pun menjadwalkan, Ahmad akan menunaikan ibadah haji pada 2024 mendatang. “Masuk ke antrean tahun depan,” ujarnya.

Lebih lanjut Taufieq menjelaskan, dalam kuota tambahan yang mencapai delapan ribu jamaah ini. Provinsi Jawa Timur mendapatkan kuota sekitar 1.300 orang. Sementara, untuk Kabupaten Probolinggo mendapatkan jatah tambahan sebanyak 30 orang.

“Kabupaten dapat 30 kuota plus tambahan dari mutasi Kota Probolinggo dua orang. Jadi total 32 orang dengan rincian 14 laki-laki dan 18 perempuan. Kemarin sudah dilepas pemberangkatannya oleh wabup di pendopo,” ujarnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

5 April 2025 - 10:48 WIB

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Akan Gelar Open House, Warga Boleh Datang, Dilarang Bawa Oleh-oleh

30 Maret 2025 - 16:18 WIB

Waspada Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Pasuruan Siaga Penuh 24 Jam

29 Maret 2025 - 18:18 WIB

Polres Pasuruan Sediakan Layanan Titip Kendaraan bagi Pemudik

29 Maret 2025 - 17:06 WIB

Program Berkah Nusantara PLN Nusantara Power UP Paiton Bagikan Seribu Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

29 Maret 2025 - 12:53 WIB

Waspada Microsleep saat Mudik, Ini Tips Pencegahannya

29 Maret 2025 - 11:12 WIB

Trending di Sosial