Probolinggo,- Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Kraksaan masa khidmat 2022-2026 resmi dilantik. Pelantikan digelar di lapangan Maron di Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron, Minggu malam (25/6/2023).
Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan, Zen Ubaidillah dalam sambutannya mengatakan, pelantikan merupakan momen yang penting untuk perjalanan organisasi. Sebab, di dalam momen pelantikan tersebut, para pengurus diambil sumpahnya.
“Kita dilantik dengan sumpah, maka jangan main-main dengan sumpah agar tidak kualat. Harus berkhidmat untuk membersarkan Ansor. Maka dari itu, mari tata niat di Ansor, niatkan khidmat untuk mengawal ulama-ulama NU (Nahdlatul Ulama, red),” katanya.
Zen melanjutkan, penting bagi pengurus Ansor untuk menata niat yang berlandaskan kepada ajaran agama. Sebab, niat yang tanpa landasan ajaran agama, akan mudah tercerai-berai.
“Saya ingin mengutip pepatah Arab. Barangsiapa yang segala sesuatunya niat dengan karena Allah, maka akan abadi dan berkelanjutan. Dan barang siapa yang melakukan sesuatu niatnya bukan karena Allah, maka akan terpotong, dan tercerai berai,” paparnya.
Dalam akhir sambutannya, Zen kembali mengajak jajaran pengurusnya untuk ikhlas sepenuh hati mengabdikan diri di Ansor. Ia mengajak untuk menjadikan Ansor sebagai ladang pengabdian kepada agama di dunia, sehingga buahnya bisa dipetik di akhirat nanti.
“Sekali lagi, mari berkhidmat, berkhidmat, berkhidmat untuk menjunjung tinggi nilai Islam dan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, Gus Syafiq Sauqi mengatakan, Ansor adalah harapan utama dari NU. Sebagai anak sulung dari NU, besar harapan kepada Ansor untuk terus melanjutkan perjuangan keagamaan dan kemasyarakatan.
“Tugas Pemuda Ansor adalah berkhidmat kepada NU,” ujarnya menegaskan.
Di sisi lain, Ketua PCNU Kota Kraksaan, Ahmad Muzammil mengatakan, dilantik menjadi pengurus sama halnya menyatakan diri siap untuk melaksanakan tugas. Hal itu disampaikannya seraya mengutip pesan almarhum KH. Hasan Abdul Wafi-Ulama NU terkemuka.
“Pesan dari beliau kalau ada pelantikan ada dua. Pertama kalau sudah dilantik berarti siap melaksanakan tugas. Kedua, kalau sudah masuk pengurus, jangan sampai hanya titip nama, harus bekerja, mengabdi,” terangnya. (*)
Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.