Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 24 Jul 2023 16:21 WIB

Sejumlah Daerah di Kabupaten Probolinggo Kesulitan LPG


					Abdurrahman Ali menunjukkan sejumlah tabung LPG kg yang kosong di tokonya. Perbesar

Abdurrahman Ali menunjukkan sejumlah tabung LPG kg yang kosong di tokonya.

Probolinggo – Kekurangan stok LPG 3 kilogram (kg) mulai dirasakan oleh sejumlah warga di Kabupaten Probolinggo. Hal ini pun membuat warga cukup resah, pasalnya selama ini LPG 3 kg sudah menjadi salah satu bahan bakar dalam memasak makanan sehari-hari.

M. Rizqil Hidayat, warga Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan mengatakan, sudah seminggu terakhir ia kesulitan mencari LPG 3 kg. Sejumlah toko di desanya bahkan di luar desa sudah didatanginya, namun belum berhasil ditemukan.

“Seminggu ini susah carinya, tidak ada barangnya. Akhirnya balik lagi ke tungku sementara ini untuk memasak,” katanya, Senin (24/7/2023).

Senada dengannya, Abdurrahman Ali, pemilik toko peracangan di Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan mengatakan, saat ini dirinya sama sekali tidak mempunyai stok LPG 3 kg. Padahal biasanya, dari agen bisa sampai dua sampai tiga kali memasok kepadanya dalam seminggu.

“Pas ditanya ke agen yang ini kosong, ke agen satunya juga kosong. Padahal yang cari banyak, sehari ini sudah ada 10 orang yang cari LPG ke saya, ada juga yang dari luar desa,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Rahman tersebut juga mengungkapkan, kini semua toko yang ada di desanya sudah tidak ada lagi yang memiliki stok LPG 3 kg. Bahkan, dirinya selaku penjual, kini hanya memiliki LPG yang sedang digunakan di dapurnya.

“Informasi yang saya dapat dari agen katanya aturannya mau diubah. Tapi aturannya belum disosialisasikan, kesulitan LPG-nya sudah terjadi. Saya saja kalau yang di dapur sudah habis LPG terpaksa balik lagi ke tungku,” paparnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) pada Setda Kabupaten Probolinggo, Jurianto mengatakan, akan mencoba menelusuri penyebab kesulitan masyarakat dalam mencari LPG 3 kg ini. Pasalnya, ia menilai pendistribusian terbilang normal.

“Tadi pagi saya kroscek untuk stok dan distribusi tidak ada masalah. Jadi akan kami telusuri masalahnya terkait persoalan warga ini,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi