Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 25 Jul 2023 17:04 WIB

Patokan Harga Tembakau Belum Jelas, Petani Berharap Mahal


					Patokan Harga Tembakau Belum Jelas, Petani Berharap Mahal Perbesar

Patokan Harga Tembakau Belum Jelas, Petani Berharap Mahal

Probolinggo – Juli ini, sejumlah petani tembakau di beberapa desa di kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo mulai melakukan panen. Hal itu tidak terlepas dari masa tanam yang sudah dimulai petani sejak April lalu.

Lukman Hakim, petani di Desa Sambirampak Kidul, Kecamatan Kotaanyar mengatakan, bahkan sudah tiga kali panen. Ia pun berharap, harga jual tembakau tahun ini bisa naik daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Semoga saja mahal, karena tahun ini biaya perawatannya juga mahal dengan tidak adanya pupuk subsidi,” katanya, Selasa (25/7/2023).

Menanggapi hal tersebut, Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Mahdinsareza mengatakan, akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak gudang untuk menentukan harga. Termasuk juga untuk memastikan waktu start gudang melakukan pembelian.

“Kami akan segera koordinasi dan komunikasi dengan gudang, tentunya dengan harapan harganya tidak merugikan petani dan bisa menguntungkan petani,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga akan meminta kepada gudang untuk memprioritaskan pembelian terhadap tembakau lokal. Sehingga, produksi tembakau di tingkat petani setempat dapat terserap secara keseluruhan.

“Jangan yang luar, yang harus diprioritaskan adalah milik petani lokal. Agar petani-petani kita lebih sejahtera lagi,” ujarnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi