Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Lingkungan · 25 Jul 2023 16:06 WIB

Perkuat DAS Semeru, Penambang Diminta Tertibkan Batu Besar di Area Galian Pasir


					PANTAU: Sejumlah relawan siaga di sekitar DAS Semeru untuk memantau kondisi lahar. (foto: dok) Perbesar

PANTAU: Sejumlah relawan siaga di sekitar DAS Semeru untuk memantau kondisi lahar. (foto: dok)

Lumajang,- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triono meminta, batu besar yang berada di galian tambang pasir, agar segera ditepikan.

Menurutnya, dengan penataan batu besar di bibir aliran lahar Gunung Semeru, langkah itu dapat memperkuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru. Sehingga apabila terjadi hujan dengan intesitas tinggi, tidak menggerus bibir DAS Semeru.

Langkah ini, dinilainya, dapat meminimalisir dampak aliran lahar. Setidaknya, lahan pertanian dan pemukiman warga sekitar tidak sampai terendam lahar Semeru.

“Sudah dilakukan oleh beberapa penambang, namun ada juga penambang yang belum meletakkan batu dibibir DAS Semeru. Bahkan masih ada batu yang dibiarkan begitu saja di tengah galian tambang pasir,” kata Agus, Selasa (25/7/2023).

Sementara itu, Ketua Himpunan Penambang Batuan Indonesia (HPBI) Lumajang Jamal Abdullah mengatakan, upaya menepikan batu besar dan sedang dari DAS, sejak dulu sudah dilakukan oleh penambang.

Sebab, jika batu besar dibiarkan ditengah galian tambang, akan mempersulit proses pengambilan pasir. Bahkan batu-batu besarnya, sudah menjadi prioritas untuk ditepikan dari DAS Semeru.

“Saya kira itu sudah dilakukan oleh sebagian besar penambang, kalau ada yang belum melakukan itu mungkin satu dua penambang saja ya,” jelasnya.

Jamal berharap, pada musim hujan mendatang, tidak sampai terjadi luapan air yang besar agar tidak menimbulkan banjir seperti yang terjadi pada awal Juli lalu.

“Sehingga, penambang dan warga sekitar bisa melakukan aktifitasnya untuk mencari nafkah tanpa memikirkan banjir datang,” ucap Jamal. (*)

 

Editor: Eohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Trending di Lingkungan