Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Budaya · 2 Agu 2023 17:28 WIB

Hadiri Petik Laut Kalibuntu, Gus Haris Ajak Masyarakat Jaga Kearifan Lokal


					GUYUB : Gus Haris (mengenakan pakaian Banser) saat ikut larung sesaji bersama warga Desa Kalibuntu. (foto: Ali Ya'lu) Perbesar

GUYUB : Gus Haris (mengenakan pakaian Banser) saat ikut larung sesaji bersama warga Desa Kalibuntu. (foto: Ali Ya'lu)

Probolinggo,- Petik laut yang digelar masyarakat Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (2/8/23) pagi, berlangsung meriah. Dinilai mencerminkan kearifan lokal, tradisi tahunan itu pun menuai pujian dari sejumlah tokoh.

Salah satu tokoh agama di Kabupaten Probolinggo, Gus dr. Muhammad Haris Damanhuri Romly atau Gus Haris mengatakan, petik laut yang melarung sejumlah hasil bumi ke laut merupakan kearifan lokal yang perlu dijaga.

Sebab, di dalamnya terdapat nilai-nilai rasa syukur kepada Allah SWT, yang sudah memberikan rezeki kepada masyarakat setempat berupa ikan dan hasil tangkapan laut lainnya.

“Ini kearifan lokal, bentuk syukur masyarakat dari hasil tangkapan ikan selama ini. Tentu dengan harapan, selama setahun ke depan hasilnya bisa lebih baik,” kata Gus Haris yang hadir di lokasi.

Selain itu ia menilai, rangkaian kegiatan yang dilangsungkan dalam Petik Laut menambah nilai positif. Sebab, selain larung saji, masyarakat juga menggelar pengajian hingga istighosah.

“Kearifan lokal ini sangat positif. Terlebih di dalamnya juga mengandung nilai-nilai kekompakan dan kerukunan masyarakat setempat,” ujarnya.

Disisi lain, Gus Haris mengharap, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam kegiatan itu dapat melakukan terobosan untuk menanggulangi banjir rob yang rutin terjadi Desa Kalibuntu.

“Kami berharap beliau (Gubernur Khofifah, red) dapat menyaksikan dan dapat memberikan solusi. Masyarakat mungkin sudah terbiasa, tapi ini kan tidak layak, harus ada solusi,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyebut, Petik Laut di Desa Kalibuntu menunjukkan kekompakan masyarakat, yang masih terjaga dengan baik. Ia berharap, kekompakan ini dapat terus dirawat dan dipupuk.

Mantan Menteri Sosial ini juga memberikan tanggapannya soal banjir rob. Ia mengaku telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung sehingga rencana penanggulangan bisa segera dilakukan.

“Petik Laut ini menunjukkan keguyuban warga Kalibuntu, saya takjub. Untuk banjir rob, setelah ini akan saya cek langsung, agar RAB (Rancangan Anggaran Biaya, red), dapat diketahui secara pasti,” janjinya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

4 April 2025 - 20:35 WIB

Mengenal Ogoh- ogoh, Tradisi Menjelang Hari Raya Nyepi

29 Maret 2025 - 02:24 WIB

Pawai Ogoh-ogoh Meriah di Lumajang, Wujud Toleransi Menjelang Nyepi dan Lebaran

29 Maret 2025 - 02:06 WIB

Sebelum Mengarak Ogoh-ogoh, Umat Hindu di Lumajang Gelar Upacara Tawur Agung Kesanga

28 Maret 2025 - 15:28 WIB

Jahat Dan Rakus, Sosok Rahwana Dibuat Untuk Pawai Ogoh – Ogoh di Lumajang

17 Maret 2025 - 14:10 WIB

Festival MPS Kembali Digelar di Genggong, Ajang Adu Kreatifitas sekaligus Pelestarian Budaya Lokal

8 Maret 2025 - 08:49 WIB

Festival Seribu Sego Takir Sambut Hari Jadi Lumajang ke-769

31 Desember 2024 - 06:58 WIB

Hari Raya Kuningan, Mohon Perlindungan dan Keselamatan di Alam Semesta

5 Oktober 2024 - 16:33 WIB

Umat Hindu Tengger Sembahyang Hari Raya Kuningan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

5 Oktober 2024 - 13:25 WIB

Trending di Budaya