Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Budaya · 2 Agu 2023 16:27 WIB

Petik Laut Kalibuntu Jadi Cerminan Kearifan Lokal, Gubernur Khofifah Takjub


					TAKJUB: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, ikut melarung sesaji ke tengah laut. (foto: Ali Ya'lu) Perbesar

TAKJUB: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, ikut melarung sesaji ke tengah laut. (foto: Ali Ya'lu)

Probolinggo,- Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menghadiri petik laut di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (2/8/2023) pagi. Khofifah mengaku takjub dengan tradisi tahunan masyarakat pesisir laut Utara itu.

Tak sekedar hadir, Gubernur Khofifah juga ikut bergabung dengan para nelayan untuk larung sesaji ke tengah laut. Cuaca terik tak menyurutkan semangat Khofifah untuk ikut berlayar.

Usai larung sesaji, Gubernur Khofifah mengaku takjub. Tidak hanya dengan kekayaan alam, namun ia juga kagum dengan kerukunan dan kekompakan warga Desa Kalibuntu dan sekitarnya.

Petik laut , menurut Khofifah, sudah menjadi cermin kerukunan masyarakat di Probolinggo, khususnya masyarakat Desa Kalibuntu. Ia pun berharap, kerukunan ini dapat terus dijaga dan dipupuk menjadi lebih baik.

“Petik laut ini menunjukkan keguyuban warga Desa Kalibuntu, tradisi yang harus tetap kita pelihara dan pupuk,” katanya.

Selain itu, Gubernur Khofifah menyampaikan, hasil tangkapan ikan nelayan Probolinggo terbilang cukup baik. Secara umum, nilai tukar nelayan Probolinggo dari hasil tangkapan ikannya, masih lebih baik dari nikai tukar nelayan Jawa Timur.

“Nilai tukar nelayan Probolinggo lebih tinggi daripada nilai tukar nelayan Jawa Timur. Artinya produksi ikan tangkap Probolinggo lebih besar daripada Jawa Timur,” ungkap mantan Menteri Sosial RI ini.

Petik laut di Desa Kalibuntu merupakan tradisi tahunan yang rutin digelar warga. Beberapa komoditas yang dilarung merupakan hasil bumi, aneka jajanan pasar, ayam, bebek hingga kepala sapi.

Sesaji yang ditempatkan pada kapal kecil, kemudian diseret dari bibir pantai ke tengah laut menggunakan kapal motor. Dalam proses ini, puluhan kapal motor yang mengiringi larung dihias semeriah mungkin.

“Seru, meskipun harus berdesak-desakan yang tidak apa-apa. Awalnya mau ikut naik kapal ke tengah laut, namun karena saya datang terlambat ya akhirnya tidak kebagian kapal,” ucap salah seorang warga, Novita Sari. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1)

4 April 2025 - 20:35 WIB

Mengenal Ogoh- ogoh, Tradisi Menjelang Hari Raya Nyepi

29 Maret 2025 - 02:24 WIB

Pawai Ogoh-ogoh Meriah di Lumajang, Wujud Toleransi Menjelang Nyepi dan Lebaran

29 Maret 2025 - 02:06 WIB

Sebelum Mengarak Ogoh-ogoh, Umat Hindu di Lumajang Gelar Upacara Tawur Agung Kesanga

28 Maret 2025 - 15:28 WIB

Jahat Dan Rakus, Sosok Rahwana Dibuat Untuk Pawai Ogoh – Ogoh di Lumajang

17 Maret 2025 - 14:10 WIB

Festival MPS Kembali Digelar di Genggong, Ajang Adu Kreatifitas sekaligus Pelestarian Budaya Lokal

8 Maret 2025 - 08:49 WIB

Festival Seribu Sego Takir Sambut Hari Jadi Lumajang ke-769

31 Desember 2024 - 06:58 WIB

Hari Raya Kuningan, Mohon Perlindungan dan Keselamatan di Alam Semesta

5 Oktober 2024 - 16:33 WIB

Umat Hindu Tengger Sembahyang Hari Raya Kuningan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

5 Oktober 2024 - 13:25 WIB

Trending di Budaya