Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 30 Agu 2023 18:22 WIB

Hutan Bantengan Lumajang Terbakar, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api


					 TERBAKAR: Kebakaran hutan terjadi di TNBTS wilayah Lumajang, tepatnya di Blok Bantengan, Desa Ranupani, Senduro. (foto: Asmadi) Perbesar

TERBAKAR: Kebakaran hutan terjadi di TNBTS wilayah Lumajang, tepatnya di Blok Bantengan, Desa Ranupani, Senduro. (foto: Asmadi)

Lumajang,- Kebakaran hutan terjadi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) wilayah Kabupaten Lumajang, tepatnya di kawasan Blok Bantengan, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Rabu (30/8/203).

Berdasarkan informasi yang didapat, titik koordinat kebaran itu, terjadi di kawasan Blok Bantengan, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS Septi Eka Wardhani membenarkan adanya kebakaran di kawasan lereng Gunung Semeru. Titik koordinat kebakaran tepat di Blok Bantengan, Desa Ranupani.

Dikatakan Septi, hingga saat ini, petugas gabungan dari TNBTS, TNI, Polri dan BPBD Lumajang terus melakukan upaya untuk memadamkan si jago merah.

“Iya benar terjadi kebakaran, saat ini tim kami sedang di lapangan menangani kebakaran,” kata Septi melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut, Septi menjelaskan, kebakaran hutan ini bukan pertama kali ini terjadi. Sepekan sebelumnya, kebakaran juga terjadi, Sabtu (19/8/23) lalu.

Saat itu, titik kebakaran berada di area hutan Oro-oro Ombo atau dibawah puncak Gunung Semeru. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum benar-benar meluas.

Perihal penyebab kebakaran yang terjadi di Blok Bantengan, Septi belum memastikan. Sebab saat ini pihaknya masih fokus melakukan pemadaman.

“Kami belum menghitung luasannya, untuk penyebabnya nanti akan kami analisis lebih lanju. Saat ini kita masih fokus pemadaman,” jelasnya.

Kebakaran hutan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sebab jalur pendakian ke puncak Gunung Semeru telah ditutup sejak gunung tertinggi di Pulau Jawa itu menyandang status siaga (level III) pasca erupsi, Desember 2021. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa