Menu

Mode Gelap
Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

Sosial · 5 Sep 2023 18:53 WIB

Jemaah Haji Pulang 40 Hari, Tambahan Zam-Zam Belum Tiba


					Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko memeluk jamaah haji. Perbesar

Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko memeluk jamaah haji.

Probolinggo – Sudah 40 hari sejak kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo di tanah air, tambahan lima liter air zam-zam masih belum diterima oleh para jemaah. Hal ini pun membuat para jemaah mempertanyakan kejelasan tambahan air zam-zam tersebut.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Probolinggo, Taufieq mengatakan, saat ini pemerintah masih terus berupaya mencari cara untuk mengangkut jutaan liter air zam-zam tersebut. Sebab, dengan jumlah yang banyak dan jauhnya jarak antara Arab Saudi dengan Indonesia, pastinya banyak hal yang harus diperhatikan.

“Kalau belinya sudah, tapi ini masih cari cara pengangkutannya,” katanya, Selasa (5/9/2023).

Ia menjelaskan, pengangkutan air zam-zam tersebut bukanlah perkara mudah. Meski pemerintah sudah melakukan pembelian, terdapat hal lain yang harus diselesaikan untuk pengankutannya.

“Karena ini belinya ke luar negeri, berarti air zam-zam ini kan masuk barang impor. Jadi administrasi terkait barang impor ini juga perlu diselesaikan dulu,” ujarnya.

Meski begitu, ia berharap bagi para jemaah haji agar tidak khawatir terkait jatah tambahan lima liter air zam-zamnya. Sebab, pihaknya nanti akan segera mendistribusikan air zam-zam tersebut ketika sudah berada di pihaknya.

“Kemungkinan nanti pengangkutannya akan menggunakan jalur laut, jadi dengan kapal. Kalau sudah sampai di kami, pasti kami distribusikan,” ujarnya.

Sementara itu, Zainul Hasan, salah seorang jemaah haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 64 Embarkasi Surabaya mengatakan, pada saat pemulangan, dirinya bersama jemaah haji lainnya hanya diperkenankan membawa lima liter air zam-zam. Sisanya, akan didistribusikan oleh kemenag saat jemaah sudah tiba di rumahnya masing-masing. Namun, hingga 40 hari setibanya dari tanah suci, lima liter air zam-zam tersebut masih belum diterimanya.

“Ini Menag (Menteri Agama, Red.) sendiri yang berjanji bahwa air zam-zamnya tahun ini adalah 10 liter untuk masing-masing jemaah, tapi masih lima liter yang kami miliki,” kata jemaah haji asal Kecamatan Krejengan tersebut. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Akan Gelar Open House, Warga Boleh Datang, Dilarang Bawa Oleh-oleh

30 Maret 2025 - 16:18 WIB

Waspada Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Pasuruan Siaga Penuh 24 Jam

29 Maret 2025 - 18:18 WIB

Polres Pasuruan Sediakan Layanan Titip Kendaraan bagi Pemudik

29 Maret 2025 - 17:06 WIB

Program Berkah Nusantara PLN Nusantara Power UP Paiton Bagikan Seribu Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

29 Maret 2025 - 12:53 WIB

Waspada Microsleep saat Mudik, Ini Tips Pencegahannya

29 Maret 2025 - 11:12 WIB

Empat Pos Pengamanan dan 300 Aparat Siap Amankan Lebaran di Kota Probolinggo

28 Maret 2025 - 17:37 WIB

Trending di Sosial