Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Hukum & Kriminal · 12 Sep 2023 21:19 WIB

Polisi Kembali Periksa 5 Saksi Penyulut Flare di Bukit Teletubbies, Hanya Dikenai Wajib Lapor


					DIPERIKSA: Enam terduga pelaku bakar flare Bukit Teletubies Bromo tiba di Mapolres Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani) Perbesar

DIPERIKSA: Enam terduga pelaku bakar flare Bukit Teletubies Bromo tiba di Mapolres Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani)

Probolinggo,- Kasus hukum kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bukit Teletubbies Bromo berlanjut. Selasa (12/9/23), Satreskrim Polres Probolinggo memanggil 5 orang pegiat pre weding untuk menjalani pemeriksaan.

Mereka adalah calon pengantin pria berinisial HP (39) asal Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya dan calon mempelai wanita, PMP (26), warga Kelurahan Lrorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang.

Kemudian 2 kru Pre-wed, MGG (38), warga Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya dan ET (27), asal Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Terakjlhir, ARVD (34) juru rias asal Kelurahan/Kecamatan Tandes, Kota Surabaya.

Informasi yang dihimpun, 5 orang ini tiba di Mapolres Probolinggo sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka menjalani pemeriksaan satu per satu di Ruang Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) hingga sore.

“Status lima orang ini masih saksi, belum ada tersangka baru. Kami masih menunggu keterangan dari saksi ahli pidana untuk menentukan apakah dari lima orang ini ada yang memenuhi unsur pidananya,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardhana.

Selain itu, meminta keterangan saksi ahli, penyidik juga telah meminta keterangan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) serta sopir jip yang membawa rombongan itu masuk ke kawasan Bromo.

“Ya, dari TNBTS dan sopir sudah kita mintai keterangan. Untuk lima orang ini statusnya masih saksi dan kita kenai wajib lapor, dua kali dalam satu minggu,” beber Kapolres.

Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di kawasan Bukit Teletubies Bromo, Rabu (6/9/23) lalu. Sumber api diduga kuat berasal dari percikan flare yang dinyalakan dalam sesi foto pre-wed.

Pasca kejadian, polisi menciduk 6 orang pelaku foto pre-wed. Namun dari 6 orang tersebut, hanya satu orang yang jadi tersangka, yakni A-W-W (41), warga Kabupaten Lumajang selaku manajer Wedding Organizer. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Mendekati Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gulung 33 Pelaku Kejahatan

26 Maret 2025 - 15:19 WIB

Trending di Hukum & Kriminal