Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 25 Sep 2023 16:52 WIB

Haul ke-42 Kiai Hamid Pasuruan, Warga Sumbangkan 150 Ekor Sapi dan 34 Kambing


					BANJIR MANUSIA: Ratusan ribu jamaah sesaki area haul Kiai Hamid Pasuruan. (foto: Moh. Rois) Perbesar

BANJIR MANUSIA: Ratusan ribu jamaah sesaki area haul Kiai Hamid Pasuruan. (foto: Moh. Rois)

Pasuruan,- Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan ke 42, dihadiri ratusan ribu jamaah. Sejak jauh-jauh hari panitia, santri, dan alumni Ponpes Salafiyah bekerja keras mempersiapkan konsumsi bagi para pengunjung.

Konsumsi gratis yang disiapkan untuk acara ini tidak main-main. KH Idris Hamid, pengasuh Ponpes Salafiyah Pasuruan, mengungkapkan bahwa ia menyiapkan 150 ekor sapi dan 34 ekor kambing yang berasal dari sumbangan dermawan dari berbagai daerah, mulai Jakarta hingga Banyuwangi.

“Sapi dan kambing sumbangan dari berbagai daerah, ada yang dari Jakarta sampai Banyuwangi,” ujar Gus Idris.

Selain daging, panitia juga mempersiapkan 6 ton beras yang dimasak secara beramai-ramai oleh ratusan warga, alumni, dan santri di dapur darurat Pondok Bayt Al-Hikmah. Tak kurang dari 75 ribu nasi bungkus tersedia untuk para jemaah.

Setidaknya ada sebanyak 75 ribu nasi bungkus yang tersedia untuk para jemaah. Dalam sekejap, puluhan ribu makanan siap saji itu habis dikonsumsi jemaah.

“Seadanya, kita tidak keluar modal. Kalau ada terong ya masak terong, kalau tempe ya tempe, kalau ada sapi kambing ya makan daging,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, jemaah juga dapat menikmati konsumsi makanan dan minuman secara gratis di rumah-rumah warga sekitar Ponpes Salafiyah. Gus Idris menyebut, hal itu menjadi bukti nyata adanya kebersamaan masyarakat dalam mendukung suksesnya haul Kyai Hamid.

Gus Idris merasa terharu dan mengakui bahwa semua kebutuhan acara haul terpenuhi berkat dukungan bersama dari santri, alumni, masyarakat, dan pemerintah. Acara ini, imbuhnya, terasa istimewa, seolah-olah diatur oleh Mbah Hamid sendiri.

“Karomatillah Kyai Hamid, tidak disengaja, tidak direncanakan, sak mlaku-mlakune (sejadi-jadinya, red),” pungkas pungas anak Kiai Abdul Hamid ini dengan rasa syukur.

Pasuruan, – Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan ke 42, dihadiri ratusan jamaah. Sejak jauh-jauh hari panitia, santri, dan alumni Ponpes Salafiyah bekerja keras mempersiapkan konsumsi untuk menyambut para pengunjung.

Konsumsi gratis yang disiapkan untuk acara ini tidak main-main. KH Idris Hamid, pengasuh Ponpes Salafiyah Pasuruan, mengungkapkan bahwa persiapan melibatkan 150 ekor sapi dan 34 ekor kambing yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta hingga Banyuwangi.

“Sapi dan kambing sumbangan dari berbagai daerah, ada yang dari Jakarta sampai Banyuwangi,” ujar Gus Idris.

Selain daging, panitia juga mempersiapkan 6 ton beras yang dimasak secara beramai-ramai oleh ratusan warga, alumni, dan santri di dapur darurat Pondok Bayt Al-Hikmah. Tak kurang dari 75 ribu nasi bungkus tersedia untuk para jemaah.

Setidaknya ada sebanyak 75 ribu nasi bungkus yang tersedia untuk para jemaah.
“Seadanya, kita tidak ada keluar modal. Kalau ada terong ya masak terong, kalau tempe ya tempe, kalau ada sapi kambing ya makan daging,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, jemaah juga dapat menikmati konsumsi makanan dan minuman secara gratis di rumah-rumah warga sekitar Ponpes Salafiyah. Ini adalah bukti nyata kebersamaan masyarakat dalam mendukung acara Haul Kyai Hamid.

Gus Idris merasa terharu dan mengakui bahwa semua kebutuhan acara ini terpenuhi berkat dukungan bersama dari santri, alumni, masyarakat, dan pemerintah. Acara ini terasa istimewa, seolah-olah diatur oleh Mbah Hamid sendiri.

“Karomatillah Kyai Hamid, gak disengaja, gak direncanakan, sak mlaku-mlakune (sejadi-jadinya),” pungkas Gus Idris dengan rasa syukur. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Akan Gelar Open House, Warga Boleh Datang, Dilarang Bawa Oleh-oleh

30 Maret 2025 - 16:18 WIB

Waspada Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Pasuruan Siaga Penuh 24 Jam

29 Maret 2025 - 18:18 WIB

Trending di Sosial