Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pemerintahan · 25 Sep 2023 16:38 WIB

Meski Ditutup, Pengendara Motor Masih Diperbolehkan Lintasi Jembatan Gladak Perak


					PENGECUALIAN: Pengendara motor diperbolehkan melintasi Jembatan Gladak Perak atau Jalur Piket Nol meski ditutup. (foto: Asmadi) Perbesar

PENGECUALIAN: Pengendara motor diperbolehkan melintasi Jembatan Gladak Perak atau Jalur Piket Nol meski ditutup. (foto: Asmadi)

Lumajang,- Jalur penghubung Lumajang-Malang via Jembatan Gladak Perak (Piket Nol) hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua. Sementara kendaraan roda empat dan lebih, dialihkan lewat jalur alternatif Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Prinojiwo, Kabupaten Lumajang.

Diketahui, jalur antar dua kabupaten itu mulai hari ini, Senin (25/9/2023) ditutup hingga dua pekan ke depan. Penutupan dilakukan mulai pukul 08.30 hingga 17.00 WIB. Diluar jam operasional tersebut, jalur dibuka kembali seperti semula.

Salah seorang pengguna jalan, Supriyadi, mengaku bisa melewati jalur Piket Nol asal tidak menggunakan kendaraan roda empat. Jika hanya mengendarai roda dua sepertinya, masih bisa melintas.

“Tadi pas saya mau melintas sebenarnya ragu, takut disuruh putar balik. Alhamdulillah saya diperbolehkan melintas,” kata warga Kecamatan Tempursari itu.

Supriyadi, yang hendak menuju ke Kecamatan Candipuro untuk mengantarkan pesanan, amat terbantu karena diperbolehkan melintas. Sebab jalur Piket Nol lebih cepat dari tempatnya menuju tujuan, dibandingkan jalur lainnya.

“Ya saya pingin cepat mas, soalnya harus tepat pada jamnya untuk mengantarkan pesanan ini. Jika harus lewat Curah Kobokan, bisa lama,* jelasnya.

Sementara itu, Mamat (42) salah satu relawan yang menjaga masuknya arus kendaraan di jalur Piket Nol mengatakan, sejak pagi pihaknya memperbolehkan kendaraan roda dua untuk melintas di jalur tersebut.

“Kalau roda dua boleh, tapi kalau roda empat dan enam, untuk sementara diarahkan ke jalur Curah Kobokan,” jelas Mamat.

Mamat mengimbau kepada pengendara roda empat dan enam untuk selalu berhati-hati kalau melintas di jalur Curah Kobokan. Sebab, selain licin karena pasir, ruas jalan menuju jalur Curah Kobokan sebagian telah rusak.

“Hati-hati kalau mau lewat di Curah Kobokan, selain jalannya licin karena pasir, jalan di sana sebagian ada yang rusak. Untuk itu, bagi pengendara roda empat dan enam kalau membawa barang berat, kami imbau untuk selalu hati-hati,” pungkasnya. (*)

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan