Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Hukum & Kriminal · 25 Sep 2023 18:34 WIB

Polisi Kantongi Ciri-Ciri Begal di Maron


					Polisi Kantongi Ciri-Ciri Begal di Maron Perbesar

Probolinggo – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron kini tengah ditangani pihak kepolisian setempat. Polsek Maron berupaya mengidentifikasi pelaku.

Kapolsek Maron AKP Agus Supriyanto mengatakan, informasi yang didapat dari keterangan Mahrus Sholeh (38), pelapor sekaligus saksi dalam kasus tersebut, pelaku berjumlah dua orang laki-laki.

Pelaku pertama memiliki tinggi badan sekitar 160 cm, dengan kulit warna hitam, dan memakai songkok (kopiah) hitam.

Sedangkan pelaku kedua, memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 170 cm dengan warna kulit kuning langsat.

“Pelapor ini yang mengemudikan pikap, sedangkan korban Ahwar (57) duduk di kursi penumpangnya,” katanya, Senin (25/9/2023).

Saat itu, sekitar pukul 00.00 WIB, Senin (25/9/2023) dini hari, pelapor dan korban berangkat dari desanya menuju ke Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron untuk membeli tembakau milik warga setempat. Setengah jam kemudian, keduanya sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Pelapor dan korban dari arah selatan ke utara, dan saat melintas di jalan sepi jauh dari rumah penduduk, dari utara ada dua orang laki-laki menuntun sepeda motor Honda Beat warna putih-merah dalam keadaan mesin hidup dan lampu hidup,” terangnya.

Sejurus kemudian, salah satu pelaku menghampiri korban dan berpura-pura menanyakan stang. Karena merasa curiga, Mahrus tak memberhentikan kendaraannya, namun tetap menjalankan kendaraannya dengan pelan.

“Kemudian pelaku yang menanyakan stang langsung mengeluarkan celurit dan dikalungkan di leher korban, sambil menanyakan di mana keberadaan uang milik korban,” paparnya.

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, karena dikalungi celurit, korban secara refleks menggunakan kedua tangannya untuk melindungi dan melepaskan celurit dari lehernya. Setelah celurit berhasil lepas, Mahrus langsung mengendarai pikapnya dengan kencang ke arah utara dan meminta pertolongan warga.

“Saat kejadian korban membawa uang sebesar Rp50 juta untuk pembelian tembakau. Uang itu tidak berhasil diambil oleh pelaku karena korban melawan,” ujarnya.

Meski uang gagal digondol oleh pelaku, nahas korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sebab, atas perlawanannya itu, korban mengalami putus jari kelingking tangan kiri dan jari manisnya mengalami luka sayat.

“Sedangkan tangan sebelah kanan mengalami luka sayat hampir putus. Sekarang korban dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” ungkapnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Trending di Hukum & Kriminal