Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Nasional · 1 Okt 2023 19:49 WIB

Lagi, Gunung Semeru Erupsi, Warga Diimbau Waspada


					WASPADA: Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali erupsi dengan kolom letusan mencapai 1.500 meter. (foto: Asmadi). Perbesar

WASPADA: Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali erupsi dengan kolom letusan mencapai 1.500 meter. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang kembali mengalami erupsi, Minggu (1/9/2023) pukul 06.33 WIB. Warga sekitar lereng Semeru pun diimbau untuk senantiasa waspada.

Laporan dari petugas Pos Pantau Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Ghufron Alwi, bahwa berdasarkan seismograf milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami letusan dengan ketinggian kolom letusan mencapai 1.500 meter.

“Gunung Semeru mengeluarkan letusan setinggi 1.500 meter, dan menuju ke arah tenggara. Status Gunung Semeru masih level 3 atau siaga,” tulis Ghufron .

Atas kondisi itu, petugas PPGA Gunung Semeru merekomendasikan kepada kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara Besuk Kobokan, dengan jarak 13 Kilometer.

“Diluar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter di sempadan sungai Besuk Kobokan,” imbaunya.

Meski telah mengeluarkan letusan namun tidak terjadi hujan abu di sekitar Gunung Semeru. Masyarakat diminta agar tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru, karena rawan bahaya lontaran batu pijar.

Masayarajat juga harus mewaspadai potensi Awan Panas Guguran (APG), disepanjang sungai yang berhulu dengan puncak Gunung Api Semeru.

“Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” pungkas dia.

Letusan minor di Gunung Semeru tidak hanya kali ini saja terjadi, melainkan berulang kali dengan kondisi kegempaan fluktuatif. Tingkat aktivitas Gunungapi Semeru saat ini adalah Level III (Siaga) sejak 16 Desember 2021. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moh. Rochim

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Gus Haris – Ra Fahmi Gladi Kotor di Monas Jelang Pelantikan

18 Februari 2025 - 15:42 WIB

Baru Sehari Uji Coba, Program MBG di Kota Probolinggo Dihentikan

18 Februari 2025 - 13:54 WIB

Pisang Mas Kirana Lumajang Tembus Pasar Global

9 Februari 2025 - 09:43 WIB

Pakar Geologi Sarankan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Pasuruan untuk Pindah

2 Februari 2025 - 19:10 WIB

Sambut Ramadhan, SOYJOY Suguhkan Varian Baru Kurma Nastar

31 Januari 2025 - 14:04 WIB

Trending di Nasional