Menu

Mode Gelap
Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

Pemerintahan · 19 Okt 2023 19:15 WIB

Rumah Sakit Ar-Rozy Disidak, Ditemukan Paving Bergelombang dan Rusak


					Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar sidak Rumah Sakit Ar-Rozy. Perbesar

Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar sidak Rumah Sakit Ar-Rozy.

Probolinggo – Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Kamis siang (19/10/23) menggelar sidak ke lokasi pembangunan RSUD Ar-Rozy. Ada dua pengerjaan yang disidak Komisi III DPRD Kota Probolinggo, yang hasilnya ditemukan pengerjaan pavingisasi yang dirasa kurang memuaskan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto mengatakan, sidak untuk mengetahui perkembangan pembangunan Rumah Sakit Ar-Rozy, yang saat ini masuk dalam pengerjaan pemasangan paving.

Dari sidak ini ditemukan pemasangan paving tidak rata atau bergelombang. Selain itu juga ditemukan pemasangan paving yang tidak simetris dan ada paving yang pecah.

“Tadi sudah kami sampaikan kepada pihak rekanan. Pihak rekanan sudah berjanji akan melakukan pergantian, termasuk memperbaikinya. Oleh karena itu, kami tunggu saja apakah dilakukan perbaikan atau tidak,” ujarnya.

Sementara anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Heri Poneman mengatakan, paving bergelombang terjadi karena beberapa faktor. Selain bahan baku, juga pekerja yang memasang paving tersebut kurang profesional.

“Jadi meskipun akan diratakan menggunakan alat berat hasilnya tetap sama. Sehingga seharusnya paving dibongkar karena bagian dasar paving tidak rata. Maka jika tetap dipasang paving hasilnya juga tidak rata,” ujarnya.

Heri Poneman juga mengatakan, tidak simetrisnya pemasangan paving juga karena pekerja yang kurang profesional. Sehingga kesannya pekerja tersebut seolah hanya kejar target selesai tepat waktu.

“Jika pekerja lokal yang digunakan kurang bagus, menggunakan pekerja dari luar tidak masalah yang terpenting profesional dan hasilnya bagus,” katanya.

Terkait hal ini, Bagian Administrator CV Raya Ilmu, Heru Zainul, atau pihak ketiga yang mengerjakan pavingisasi mengatakan, siap melakukan perbaikan dengan membongkar paving sesuai rekomendasi Komisi III. Selain itu sudah ada perjanjian dari pihak penyedia paving PT Paving Jenggolo, jika ada kerusakan paving, siap menggantinya dengan paving baru.

“Terkait pembongkaran paving yang bergelombang dan rusak bisa dilakukan karena waktu yang diperlukan masih cukup. Selain itu setiap harinya lembur hingga pukul 22.00 WIB,” ujarnya. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan