Menu

Mode Gelap
Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

Hukum & Kriminal · 24 Okt 2023 22:39 WIB

Dituduh ‘Nyolong’ Bibit Tebu, ABG Dihajar Massa


					BABAK BELUR: Korban, AR, mengalami luka serius pasca jadi korban amuk massa. (foto: Asmadi). Perbesar

BABAK BELUR: Korban, AR, mengalami luka serius pasca jadi korban amuk massa. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Diduga mencuri bibit tebu yang baru ditanam, pria di Desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, jadi korban amuk massa, Selasa (24/10/23). Korban adalah AR (16), warga Desa Jatiroto Lor, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember.

Kapolsek Jatiroto, AKP Rudi Isyanto mengatakan, kejadian bermula ketika AR sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya. Karena rumputnya tebal, akhirnya AR langsung memotong tanpa memilah.

Ternyata, sabitan celurit juga mengenai bibit tebu yang baru ditanam. Nahas, ketika itu ada warga yang melihat dan menuding AR sengaja mencuri bibit tebu.

“Akhirnya warga menyeret AR sambil memukulinya. Ada tiga pelaku yang sudah teridentifikasi menganiaya korban hingga dia mengalami memar dan lecet,” kata Kapolsek Rudi.

“Saat ini kami tengah memeriksa satu orang terduga pelaku pengeroyokan berinisial U, warga setempat. Kami periksa lebih dalam untuk kemudian akan dikembangkan,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Kapolsek, aparat kepolisian juga melakukan visum untuk mengetahui luka yang diderita korban akibat aksi main hakim sendiri itu.

“Korban juga sudah kami mintakan visum ke puskesmas, selanjutnya akan kami lampirkan ke proses lebih lanjut,” pungkasnya.

Ayah korban Hariyanto menyebut, anaknya dihajar massa berulang kali di Desa Jatiroto. Tidak hanya itu, AR juga sempat dipukuli dengan gagang celurit.

Saat ini, melanjut Hariyanto, kondisi anaknya mulai stabil meski mengalami luka memar dan lecet di sekitar leher dan wajah. Tak terima, Hariyanto pun melaporkan kejadian itu kepada polisi.

“Anak saya mau niat cari rumput, terus gak sengaja beberapa tanaman tebu yang diambil tapi itu tidak sengaja. Dari situ dia dituduh mencuri, terus dikeroyok. Kondisinya sakit banyak luka-luka,” ujar Hariyanto di Polsek Jatiroto. (*)

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 77 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Mendekati Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gulung 33 Pelaku Kejahatan

26 Maret 2025 - 15:19 WIB

Sembilan Orang Jadi Tersangka Penanam hingga Pengedar Ganja di Lumajang

26 Maret 2025 - 13:26 WIB

Trending di Hukum & Kriminal